detikNews
Kamis 24 Oktober 2019, 13:22 WIB

'Uber Hancurkan Industri Taksi', Calo Kini Berkeliaran di Bandara Melbourne

ABC Australia - detikNews
Uber Hancurkan Industri Taksi, Calo Kini Berkeliaran di Bandara Melbourne
Melbourne -

Ratusan penumpang telah mengeluhkan bahwa mereka tidak nyaman dengan para calo yang dengan agresif mencari penumpang di Bandara Tullamarine di Melbourne (Australia).

Namun seorang pengendara mengatakan dia harus melakukan hal tersebut, karena itu satu--satunya cara agar dia bisa mendapat penumpang.

Pihak pengelola bandara terbesar di negara bagian Victoria ini mendesak agar penumpang menghindari para calo tersebut, dengan semakin banyak keluhan para calo tersebut bertindak 'agresif' dan 'berperilaku mengancam.'
Pihak bandara sudah mengusulkan penerapan aturan dimana praktek percaloan akan menjadi tindak kriminal, dan RUU itu sedang diajukan ke parlemen Victoria.

Namun pengemudi taksi mengatakan mereka tidak memiliki pilihan lain.

Salah seorang pengemudi itu Khan Nassar mengatakan mereka hanya berusaha mendapatkan penghasilan tambahan.

Meski Nasser adalah pengemudi taksi resmi dan boleh mengambil penumpang dari tempat yang sudah resmi disediakan, namun mendekati penumpang di dalam terminal kedatangan di bandara adalah melanggar aturan.

Dia mengatakan sekarang itu satu-satunya opsi yang tersedia baginya.

"Uber menghancurkan industri pertaksian, dan kami tidak punya pilihan lain. Itulah sebabnya kami berperilaku seperti calo." katanya.

A head and shoulders shot of a taxi driver Khan Nasser speaking to the ABC.

Khan Nasser mengatakan dia terpaksa menjadi 'calo' menawarkan jasa untuk mendapatkan penumpang. (ABC News: Danielle Bonica)

Lori Argus mengatakan larangan untuk menawarkan jasa kepada penumpang di dalam terminal kedatangan itu dicabut tahun lalu .

"Kami tidak melihat adanya perilaku seperti ini di bandara ketika tindakan percaloan dilarang sebelumnya."

Partai Transport Itu Penting (The Transport Matters Party) telah mengajukan usulan ke parlemen agar aturan itu dikembalikan.

Ketua partai tersebut yang juga anggota parlemen yang meliputi wilayah Bandara Tullamarine, Rod Barton mengatakan tindakan percaloan ini merupakan masalah keamanan.

"Ini berbahaya bagi penumpang." kata Barton.

"Kita tidak tahu siapa mereka, kita tidak tahu apakah mereka punya lisensi, apakah mereka punya asuransi." kata Barton.

RUU tersebut akan diajukan bulan November, dan sementara itu pihak pengelola bandara meminta penumpang untuk tidak menggunakan jasa para calo tersebut dan menggunakan taksi di tempat yang disediakan atau menggunakan moda transportasi lain.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com