detikNews
Jumat 11 Oktober 2019, 13:46 WIB

Dianggap Jadi Beban Rakyat, Visa Australia Keluarga dengan Anak Difabel Ditolak

ABC Australia - detikNews
Dianggap Jadi Beban Rakyat, Visa Australia Keluarga dengan Anak Difabel Ditolak
Canberra -

Keputusan pemerintah Australia menolak pengajuan visa keluarga yang memiliki anak yang difabel, sehingga memerlukan biaya perawatan yang mahal, semakin sering menjadi bahan pemberitaan.

Kasus Visa Shaffan Ghulan Muhammad

Dalam kasus terbaru, keluarga dengan anak laki-laki yang memiliki kondisi cacat mengatakan anak mereka terancam hidupnya bila mereka dideportasi dari Australia.

Pengajuan keluarga tersebut untuk mendapat visa tinggal permanen di Australia telah ditolak karena mahalnya biaya untuk merawat anak tersebut.

Anak bernama Shaffan Muhammad Ghulam memiliki kondisi cacat gen bernama chondrodysplasia punctata yang mempengaruhi pertumbuhan tulangnya.

Ia mengalami keretakan tulang belakang ketika berusia enam bulan, sehingga membuatnya lumpuh total.

Dia sekarang bisa bernapas sendiri dan lebih baik dari sebelumnya, meski masih tergantung alat bantu pernafasan, dan harus mendapat penjagaan 24 jam.

Sekarang Shaffan dan keluarganya menghadapi kemungkinan dideportasi ke Pakistan, negara asal orang tuanya.

Five-year-old Shaffan Ghulam Muhammad lies on a bed, surrounded by medical equipment and a couple of soft toys.

Shaffan Ghulam Muhammad yang berusia lima tahun harus menggunakan bantuan pernapasan. (ABC News: Hugh Sando)

"Kami tahu bahwa sistem layanan kesehatan yang didapat Shaffan di Australia adalah yang terbaik," katanya/

"Shaffan sekarang berusia lima tahun dan dia semakin baik."

"Kami begitu bahagia bahwa Shaffan mendapat perawatan bagus, jadi saya berharap Menteri Imigrasi untuk mempertimbangkan dengan alasan kemanusiaan, itulah jalan terakhir bagi kami."

Dalam sistem imigrasi Australia, mereka yang permintaan visanya ditolak masih bisa mengajukan banding ke Pengadilan Tribunal.

Biasanya Pengadilan Tribunal menjadi penentu akhir, namun menurut UU Migrasi Australia, mereka yang visanya ditolak masih bisa mengirimkan surat kepada Menteri Imigrasi untuk membatalkan keputusan Tribunal.

Keluarga Butt sekarang sudah mengirimkan surat resmi kepada Menteri Imigrasi David Coleman dengan pertimbangan kemanusiaan.

Disadur dari laporan aslinya dalam bahasa Inggris di sini.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com