detikNews
Rabu 29 Mei 2019, 09:36 WIB

Helikopter Australia Diserang Laser Saat Lintasi Laut China Selatan

ABC Australia - detikNews
Helikopter Australia Diserang Laser Saat Lintasi Laut China Selatan
Canberra -

Kapal-kapal milisi laut China diyakini bertanggung jawab atas serangkaian serangan laser terhadap sejumlah pilot angkatan laut Australia selama penerbangan yang dilakukan baru-baru ini melintasi wilayah Laut China Selatan yang diperebutkan.

Sejumlah sumber pertahanan mengonfirmasi bahwa armada helikopter mereka telah menjadi sasaran sorotan sinar laser selama penerbangan yang dilakukan pada malam hari dan memaksa pilot untuk sementara kembali ke kapal induk untuk pemeriksaan kesehatan.

Insiden itu terjadi ketika armada kapal perang Australia sedang menyelesaikan kegiatan Indo-Pacific Endeavour 2019, sebuah misi regional yang diikuti Angkatan Pertahanan Federal Australia yang berakhir minggu ini.

Minggu ini ABC mengungkapkan armada gugus tugas Australia dibuntuti pada awal bulan ini oleh sejumlah kapal perang China saat melakukan perjalanan antara Vietnam dan Singapura melalui Laut China Selatan.

Pejabat militer Australia meyakini serangan laser terhadap helikopter angkatan laut Australia itu berasal dari kapal penangkap ikan, tetapi belum dikonfirmasi secara resmi apakah kapal itu berbendera China.

MRH90 Taipan
Sebuah pesawat helikopter multi peran MRH90 Taipan milik AL Australia. (ABIS: Tom Gibson)

Beijing diketahui memelihara milisi maritim yang kuat di Laut China Selatan yang terdiri dari kapal-kapal penangkap ikan yang dipersenjatai untuk melakukan misi semacam pertempuran singkat.

Departemen Pertahanan Australia belum mengomentari secara terbuka, tetapi insiden serupa yang melibatkan sorotan laser dan militer China juga telah dilaporkan hingga ke kawasan Djibouti, di mana AS dan China memiliki pangkalan militer.

Tahun lalu, AS protes ke China setelah sinar laser diarahkan ke pesawat di negara yang dijuluki Tanduk Afrika itu dan mengakibatkan dua pilot Amerika mengalami cedera ringan.

Departemen Pertahanan Australia secara terbuka mengecam praktik tersebut pasca terbitnya sebuah laporan tahun lalu atas serangkaian serangan laser terhadap pesawat AS di Pasifik.

"Pemerintah Australia akan melihat laporan terhadap pesawat militer yang menjadi sasaran laser sebagai perkembangan yang tidak diinginkan dan berpotensi berbahaya," kata juru bicara Pertahanan kepada ABC pada Juli 2018.

Beijing secara rutin membantah keterlibatan dalam serangan laser pada pesawat AS, tetapi ini adalah insiden serangan laser yang menargetkan personel Australia yang pertama kali dipublikasikan.

Simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed