DetikNews
Jumat 03 Mei 2019, 10:26 WIB

Jumlah Korban Tewas Penyerangan Masjid di Christchurch Jadi 51 Orang

ABC Australia - detikNews
Jumlah Korban Tewas Penyerangan Masjid di Christchurch Jadi 51 Orang
Wellington -

Seorang warga asal Turki yang mengalami luka-luka dalam serangan teror terhadap dua masjid di Selandia Baru tanggal 15 Maret lalu, kini meninggal dunia.

Korban Serangan di Christchurch
  • Warga Turki yang sebelumnya mengalami luka serius meninggal semalam di Rumah Sakit Christchurch
  • Sembilan orang lainnya yang mengalami luka-luka masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil
  • Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern telah mengirim ucapan bela sungkawa kepada keluarga

Dengan itu, jumlah mereka yang tewas dalam insiden penembakan yang dilakukan oleh seorang warga Australia tersebut berjumlah 51 orang.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan mengatakan korban menghembuskan nafas terakhirnya hari Kamis (2/5/2019) di Rumah Sakit Christchurch, setelah dirawat di UGD sejak serangan terjadi.

"Ucapan bela sungkawa mendalam saya sampaikan kepada keluarga dan komunitas pria tersebut. Berita menyedihkan ini akan dirasakan di seluruh Turki dan juga di Selandia Baru," kata PM Arden.

Kepada kantor berita Turki Anadolu, keluarga korban menjelaskan dia menjalani operasi hari Kamis namun nyawanya tidak tertolong.

"Dia menjalani operasi hari ini, para dokter tak bisa menghentikan pendarahan. Kami sebelumnya mengira semua berjalan baik, karena dia sudah dirawat selama 50 hari," kata saudara korban.

"Kami kehilangan seorang warga negara yang sebelumnya menderita luka serius dalam serangan penuh kebencian di Christchurch, Selandia Baru," kata Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu dalam postingan di Twitter.

Menurut PM Arden, sembilan korban lainnya yang mengalami luka tembakan hingga kini masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil.

Insiden terorisme ini membuat PM Jacinda Arden mengajukan UU perubahan kepemilikan senjata ke Parlemen Selandia Baru, yang kemudian diterima dengan perbandingan suara 119-1.

Brenton Tarrant (28) asal Australia telah dijadikan terdakwa dengan tuduhan melakukan 50 pembunuhan. Ini merupakan pembunuhan massal terbesar dalam sejarah Selandia Baru.

Lima puluh orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan yang terjadi selama salat Jumat tersebut.

Brenton Tarrant, face pixelated and wearing a white gown, is lead into the dock of the Christchurch District Court.
Pelaku serangan Brenton Tarrant telah dikenai tuduhan melakukan 50 pembunuhan. (New Zealand Herald/Pool via Reuters: Mark Mitchell)


Ikuti beritanya dalam bahasa Inggris di sini

Reuters/ABC




(nvc/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed