DetikNews
Senin 17 Desember 2018, 17:43 WIB

Astronot Australia Kritik Keras Pesawat Antariksa Virgin Galactic

ABC Australia - detikNews
Astronot Australia Kritik Keras Pesawat Antariksa Virgin Galactic
Canberra -

Astronot Australia yang terkemuka, Andy Thomas, telah mengkritik rencana miliarder Sir Richard Branson untuk mengirim wisatawan yang membayar untuk pergi ke luar angkasa, dan menggambarkan langkah itu, "sia-sia, tak ada manfaatnya bagi teknologi".

Poin Utama Virgin Galactic
Poin utama:

• Dr Andy Thomas menyampaikan komentar ini sambil mengagetkan badan antariksa baru tersebut

• Ia menggambarkan pesawat luar angkasa Virgin Galactic "berbahaya"

• Menteri Utama Steven Marshall mengatakan ia ingin agar bisnis Sir Richard Branson masuk ke Australia Selatan

Pekan lalu, pesawat luar angkasa Virgin Galactic milik Sir Richard Branson mendaki lebih dari 80 kilometer di atas Gurun Mojave California dalam penerbangan uji coba.

Ini adalah kali pertama mereka mencapai -apa yang dianggap perusahaan itu sebagai -batas luar angkasa.

Miliarder Inggris itu juga mengatakan ia ingin membangun pelabuhan luar angkasa ketiga di Australia, dan timnya berencana untuk berbicara dengan Badan Luar Angkasa Australia yang baru terbentuk tentang kemungkinan itu.

Namun, pada hari Senin (17/12/2018) dalam konferensi pers di Adelaide, astronot Andy Thomas - yang merupakan bagian penting dari upaya Australia Selatan untuk menjadi rumah agen luar angkasa itu -mengatakan ia merasa tak nyaman dengan bagaimana teknologi Sir Richard Branson tersebut dipasarkan.

"Hal yang harus saya katakan tentang Richard Branson adalah ia bisa menjual lemari es kepada orang-orang eskimo. Ia seorang pengusaha dan ia menggambarkan pengalaman penerbangan itu dengan cara yang tidak mau saya sampaikan," kata Dr Thomas.

"Memang benar ia akan terbang ke ujung angkasa tetapi ia tak bisa bertahan di sana. Ia jatuh kembali ke bawah."

"Ini benar-benar hanyalah penerbangan dengan ketinggian luar biasa dan berbahaya."

Ia mengatakan teknologi pesawat luar angkasa ini memiliki sedikit ruang untuk tumbuh.

"Saya pikir, di saat teknologi membawa manusia ke luar angkasa, ini adalah teknologi sia-sia, tak bermanfaat," katanya.

"Anda tak bisa mengembangkannya, Anda tak bisa membuatnya cukup besar."

Dr Thomas - yang melakukan empat penerbangan luar angkasa dengan NASA -mengatakan ia meragukan manfaat operasi Virgin Galactic yang berbasis di negara bagian Australia Selatan.

Astronot Andy Thomas dari Adelaide menerbangkan pesawat ulang-alik pertamanya pada bulan Mei 1996.
Astronot Andy Thomas dari Adelaide menerbangkan pesawat ulang-alik pertamanya pada bulan Mei 1996. (ABC News)

"Richard Branson ingin memiliki pelabuhan luar angkasa di suatu tempat di luar New Mexico, saya yakin, dan Australia Selatan akan menjadi tempat yang ideal, lokasi uji coba Woomera akan ideal," kata Dr Thomas.

"Cuacanya bagus, tidak ada pohon di sekitar untuk ditabrak ketika Anda mendarat."

"Tapi ia mungkin akan meminta insentif pajak besar untuk melakukan itu."

"Begitulah cara ia mendapatkan fasilitas di New Mexico, mereka memberikan insentif pajak yang sangat besar dan saya perkirakan bahwa ia akan mengharapkan hal yang sama di sini."

Proyek terkait teknologi diinginkan

Meskipun mengkritik keras proyek Virgin Galactic, ia mengatakan dirinya masih mendukung apa yang dilakukan Branson, karena teknologi limpahan yang sedang dibuat.

"... Apa yang ia tularkan adalah kemampuan untuk meluncurkan satelit, satelit kecil dari bawah sayap pesawat pada booster kecil," katanya.

"Itu sebabnya, terlepas dari kritik saya tentang apa yang ia coba lakukan dalam penerbangan luar angkasa manusia, saya pikir dalam hal teknologi satelit dan kemampuan meluncurkan kendaraan, itu adalah sesuatu yang harus kami dukung."

Sebelumnya, Menteri Utama Australia Selatan Steven Marshall menyambut baik gagasan untuk menjadi tuan rumah proyek Virgin Galactic.

"Departemen kami sudah melakukan kontak dengan Sir Richard," katanya.

"Ia sangat disambut baik untuk datang ke sini."

"Kalau ia tak bisa datang ke sini, saya rasa kami akan naik pesawat dan menemuinya secepat mungkin."

Sir Richard Branson merayakan penerbangan Virgin Galactic bersama para pilotnya.
Sir Richard Branson merayakan penerbangan Virgin Galactic bersama para pilotnya. (AP: John Antczak)

Kemungkinan luncurkan pesawat sendiri

Dr Thomas mengatakan, dalam 5 sampai 10 tahun pertama Lembaga Antariksa Australia harus dihabiskan untuk menstabilkan dan mengembangkan industri lokal.

"Dalam waktu dekat, penting agar kami menunjukkan kepada para pemimpin di Canberra bahwa merupakan keputusan yang tepat untuk menempatkannya di sini di Adelaide dan telah menghasilkan pemasukan, pendapatan dan menciptakan peluang kerja teknologi tinggi di sini di Australia Selatan," katanya.

Namun, Dr Thomas tidak menutup kemungkinan agensi ini akhirnya meluncurkan penerbangan antariksa sendiri.

"Sebuah agensi luar angkasa bisa bermanfaat banyak hal bagi banyak orang," katanya.

"Di satu sisi, Anda benar-benar bisa meluncurkan satelit di pesawat orang lain, di sisi lainnya Anda bisa ... meluncurkan layanan sendiri dan ada kemungkinan bahwa Australia Selatan [bisa] bercita-cita seperti itu di tahun-tahun mendatang."

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed