DetikNews
Selasa 04 Desember 2018, 18:48 WIB

Australia Hentikan Ekspor Domba ke Timur Tengah Musim Panas 2019

ABC Australia - detikNews
Australia Hentikan Ekspor Domba ke Timur Tengah Musim Panas 2019 Ketua ALEC, Simon Crean, mengunjungi rumah jagal Timur Tengah pada tahun 2016. (Supplied: ALEC)
Canberra -

Australia tak akan mengekspor ternak domba ke Timur Tengah selama periode musim panas (di belahan utara Bumi) tahun depan.

Poin Utama Ekspor Ternak
Poin utama:

Peternak telah diberitahu bahwa tidak akan ada pengiriman domba hidup ke Timur Tengah selama tiga bulan dari 1 Juni 2019

Ketua Dewan Eksportir Ternak Hidup Australia (ALEC), Simon Crean, mengatakan moratorium yang diberlakukan industri ini akan memberikan kepastian bagi para peternak

Partai Buruh Australia berjanji untuk segera melarang ekspor domba hidup ke Timur Tengah selama musim panas jika terpilih

Pada hari Selasa (4/12/2018), para eksportir ternak hidup mengatakan kepada para peternak bahwa mereka akan menghentikan perdagangan domba hidup selama tiga bulan dari 1 Juni 2019.

Di tengah meningkatnya seruan untuk memberlakukan larangan, ketua Dewan Eksportir Ternak Hidup Australia (ALEC), Simon Crean, mengatakan moratorium yang diberlakukan industri akan memberikan kepastian bagi para peternak.

"Ini adalah tentang mempertahankan dan menumbuhkan perdagangan domba hidup yang kuat, layak, sembilan bulan per tahun, dan lebih luas lagi mengamankan masa depan industri ekspor ternak Australia," kata Crean.

"Perdagangan domba hidup ke Timur Tengah perlu diatur ulang," katanya.

Ketua ALEC, Simon Crean, mengunjungi rumah jagal Timur Tengah pada tahun 2016.
Ketua ALEC, Simon Crean, mengunjungi rumah jagal Timur Tengah pada tahun 2016. (Supplied: ALEC)

Perdagangan domba hidup di wilayah utara Australia selama musim panas (belahan Bumi utara) diperkirakan bernilai $ 55 juta (atau setara Rp 550 milyar) per tahun.

Sepertiga domba yang diproduksi di Australia Barat dibiakkan untuk diekspor langsung.

Pekan ini, para pejabat Pemerintahan seperti Rebekha Sharkie, Kerryn Phelps dan Andrew Wilkie memperbarui desakan untuk melarang perdagangan tersebut.

Kubu Oposisi Australia telah berkomitmen untuk menghentikan ekspor domba hidup selama lima tahun jika terpilih tahun depan.

Tekanan untuk mengakhiri ekspor domba hidup pertama terjadi ketika rekaman yang memberatkan muncul pada bulan April, yang mengungkap lebih dari dua ribu domba mati di atas kapal Awassi Express dalam perjalanan dari Australia ke Timur Tengah pada bulan Agustus 2017.

Ketika cuplikan insiden itu dipublikasikan, Menteri Pertanian Australia, David Littleproud, meluncurkan serangkaian kajian terhadap ekspor ternak hidup.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed