Kejadian ini dimulai sekitar pukul 11:00 pagi waktu setempat ketika petugas Tim Tanggap Darurat Khusus (SERT) ditembak ketika mereka memasuki sebuah unit di Hotel Chasely Apartment untuk menyelidiki sejumlah pelanggaran properti.
Dua pria bersenjata, berusia 33 dan 29 tahun, kemudian membarikade diri mereka di dalam unit, dan tinggal di sana selama hampir enam jam.
Inspektur Tony Ridge dari Kepolisian Queensland mengatakan polisi tidak harus mengevakuasi seluruh bangunan dan penduduk dalam kondisi aman, dengan petugas SERT ditempatkan di dalam gedung dan lebih menempatkan pasukan di luar.
Ia mengatakan, hanya satu tembakan yang dilepaskan dan tidak ada yang terluka.
Jalan Coronation Drive ditutup di kedua arah selama pengepungan ini dan layanan feri di Sungai Brisbane di dekatnya juga terganggu.
Polisi mengatakan kedua pria itu menyewa apartemen jangka pendek, yakni semalam.
Beberapa senjata api disita dari unit tersebut.
Warga ketakutanMatthew Parry tiba di Hotel Chasely Apartment pada Senin (3/12) pagi untuk melakukan pekerjaan atap di gedung tetapi dihentikan oleh polisi yang memperingatkan ada penembak di dalamnya.
Ia tak mendengar suara tembakan tetapi mengatakan orang-orang terperangkap di unit mereka dan tampak "sangat takut".
"Pasti terjadi beberapa saat sebelum kami berhenti, mereka membuat tempat itu dijaga di setiap sudut dengan jarak 50 meter," katanya.
"Orang-orang yang terjebak di unit lantai empat bertanya apakah kami bisa membantu mereka ... lalu seorang perempuan keluar dari tangga darurat dan memperingatkan kami tentang penembak itu," katanya.
Ada penundaan lalu lintas yang signifikan di Coronation Drive, dengan perjalanan feri serta bus juga ditangguhkan.
Dewan Kota Brisbane mengumumkan peraturan di Legacy Way dicabut sampai jam 7:00 malam waktu setempat untuk membantu mengurangi kemacetan di daerah tersebut.
Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini. (ita/ita)
















































