DetikNews
Senin 19 November 2018, 19:29 WIB

India Punya Rumah Sakit Khusus Pertama untuk Gajah

ABC Australia - detikNews
India Punya Rumah Sakit Khusus Pertama untuk Gajah
New Delhi -

Di rumah sakit pertama untuk gajah di India yang dibuka resmi minggu lalu di Mathura sekitar 183 km dari ibukota Delhi, Asha seekor gajah yang berusia 49 tahun mengangkat kaki depannya di sebuah bangku kecil sehingga dokter bisa mengobati luka di kakinya sementara yang lain mengabadikan kejadian itu menggunakan HP.

Kehidupan gajah di India
  • Ratusan gajah sekarang berada dalam penangkaran di India dan seringkali mendapat perlakuan buruk
  • Jumlah populasi gajah di India turun dari 30 ribu ekor di tahun 2012 menjadi 27 ribu ekor di tahun 2017
  • Rumah sakit gajah ini juga banyak dikunjungi turis

Dibuka hari Jumat (16/11/2018), rumah sakit seluas 1 kilometer persegi tersebut sengaja diperuntukkan bagi gajah yang mengalami cedera, sakit atau sudah lanjut usia.

Pusat Penanganan dan Konservasi Gajah Liar Wildlife SOS di negara bagian Uttar Pradesh tersebut memiliki fasilitas X-Ray tanpa kabel digital, alat pembius binatang, pemindai dan juga ultrasonography.

Female elephant Coconut rests on her hind legs with a calm expression on her face as a male handler scrubs her tail during bath.
Gajah betina bernama Coconut (kelapa) ini sedang dimandikan petugas. (Reuters: Anushree Fadnavis)


Menurut kelompok penyayang binatang, walau gajah dianggap sebagai simbol keagamaan dan budaya di India, namun di alam liar binatang ini sering diperlakukan buruk, dan kadang menjadi korban pembunuhan untuk diambil gadingnya, diracun, dan jadi korban tabrakan dengan kereta.

Gajah yang ditangkap juga kadang digunakan sebagai atraksi tuirs di beberapa benteng dan istana di kawasan utara dan barat negeri itu.

Four vets tend to the wound of Asha, a female elephant, in dusty enclosure outside at Indian elephant hospital.
India's first elephant hospital opens for business (ABC News)


"Saya kira dengan membangun rumah sakit ini, kami menggaris bahwa gajah juga perlu perawatan untuk kesejahteraan mereka sama seperti binatang lain," kata Geeta Seshamani, salah satu pendiri Wildlife SOS, LSM yang mendirikan rumah sakit tersebut.

"Gajah-gajah yang sudah ditangkap itu tidaklah dimaksudkan untuk digunakan dan diperlakukan buruk tetapi diberi perlakuan baik sesuai kebutuhan mereka kalau kita mau menggunakan mereka."

Rumah sakit ini tidak saja menjadi tempat istirahat bagi para gajah, namun menarik para turis lokal dan internasional yang ingin melihat binatang tersebut sehat dan sejahtera.

Seorang turis asal Australia Elizabeth Ritson mengatakan dia senang sekarang ada rumah sakit yang diperuntukkan untuk merawat gajah di India.

"Lihatlah mereka, mereka tampak lebih senang," katanya.

"Dan ketika kita melihat perlakuan buruk yang mereka terima, rantai yang dipasang di kaki mereka, melihat mereka sekarang sehat, adalah hal yang menyenangkan."

Female elephant looks directly to the camera as she stands in her enclosure with her trunk poking through bars.
Maya salah seekor gajah yang dirawat di rumah sakit khusus gajah di Mathura di negara bagian Uttar Pradesh. (Reuters: Anushree Fadnavis)


Menurut data pemerintah India, jumlah gajah di negeri itu terus menurun.

Di tahun 2017 tercatat ada 27.312 ekor gajah turun dari angka 29.391-30.711 di tahun 2012.

Ratusan ekor gajah di India - yang memiliki separuh lebih dari populasi gajah di Asia - berada dalam penangkaran, dan sering kali besi tajam ditusukkan ke tubuh binatang tersebut untuk membuat mereka jinak.

Rumah sakit baru ini yang terletak di pinggiran sungai Yamuna, berada tidak jauh dari sebuah wilayah konservasi yang juga dijalankan oleh Wildlife SOS dan mengurusi 22 gajah.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

Reuters




(nvc/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed