detikNews
Senin 12 November 2018, 09:47 WIB

Wanita 50 Tahun Ditangkap Atas Kontaminasi Jarum Jahit di Stroberi

ABC Australia - detikNews
Wanita 50 Tahun Ditangkap Atas Kontaminasi Jarum Jahit di Stroberi
Queensland -

Seorang wanita berusia 50 tahun telah ditangkap atas kasus teror kontaminasi jarum jahit dalam buah stroberi yang dimulai di tenggara Queensland pada bulan September lalu.

Wanita itu diperkirakan akan dikenakan dakwaan Minggu (11/11/2018) malam dan akan muncul di Pengadilan Magistrasi Brisbane Senin (12/11/2018) besok.

Kepolisian Queensland menggambarkan penyelidikan nasional mengenai kontaminasi ini sebagai proses penyelidikan yang "kompleks" dan "ekstensif"

Juru bicara petani Stroberi Queensland, Jennifer Rowling mengatakan dia senang mendengar kabar dari polisi bahwa seorang wanita telah ditangkap.

"Mengingat dampak dari insiden ini yang melumpuhkan pada petani stroberi Queensland, orang ini harus dipertimbangkan untuk dihukum seberat-beratnya," kata Rowling.

"Namun, cukup membingungkan bahwa tuduhan itu hanya berkaitan dengan enam atau tujuh kemasan plastic stroberi, dan itu membuktikan bahwa mayoritas dari insiden temuan jarum jahit dalam buah stroberi yang berjumlah sekitar 200 insiden adalah perbuatan meniru kasus atau laporan palsu."

Jennifer Rowling mengatakan industri buah stroberi berterima kasih kepada polisi yang telah fokus pada setiap aspek rantai pasokan.

"Polisi Queensland telah melakukan tindakan yang luar biasa selama ini untuk menyelidiki kasus ini," katanya.

"Mereka memiliki satgas lebih dari 100 polisi yang terlibat sehingga senang sekali melihat upaya mereka membuahkan hasil."

Lebih dari 100 laporan

Industri stroberi Australia mengalami tekanan setelah beberapa kali buah stroberi mereka ditemukan terkontaminasi dengan jarum jahit.

Pihak berwenang di Queensland memberi tahu masyarakat tentang risiko keamanan pada 12 September setelah seorang pria Brisbane, Hoani Hearne, memakan setengah jarum dari buah stroberi kemasan merek Berry Obsession dan dirawat di rumah sakit karena sakit perut.

Seorang anak laki-laki berumur sembilan tahun juga sempat menggigit stroberi dengan jarum jahit di dalamnya ketika menyantap buah itu di sekolah.

Tidak berselang lama setelahnya, buah stroberi dalam kemasan plastik yang dibeli di sejumlah supermarket di New South Wales, Australia Selatan, Tasmania dan Australia Barat.

Ketika polisi meluncurkan penyelidikan ke rantai pasokan produsen stroberi, konsumen didesak untuk memotong buah stroberi mereka dahulu sebelum memakannya.

buah stroberi yang terkontaminasi jarum jahit
Berry Licious dan Berry Obsession dua merek buah stroberi kemasan yang oleh otoritas diperingatkan untuk ditarik dari peredaran begitu ada laporan temuan kontaminasi jarum jahit dalam buah stroberi. (Supplied: Queensland Strawberry Growers Association)

Polisi dan otoritas kesehatan Queensland juga memperingatkan para konsumen untuk membuang atau mengembalikan produk dari dua merek stroberi - Berry Licious dan Berry Obsession - yang dijual di Queensland, New South Wales dan Victoria.

Pada saat itu kepala dinas kesehatan Queensland Jeannette Young mengatakan merek yang terkontaminasi jarum jahit berasal dari sebuah peternakan di Queensland tenggara, dan dijual ke Woolworths, tetapi juga bisa jadi turut didistribusikan ke toko lain.

Namun, dugaan kontaminasi ini kemudian menyebar di luar dua merek tersebut dalam apa yang diyakini otoritas bisa menjadi kejahatan peniru atau klaim yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

Tercatat setidaknya 7 merek terdampak, termasuk Donnybrook Berries, Love Berry, Delightful Strawberries, Oasis brands, Berry Obsession, Berri Liciuous dan Mal/s Black Laberl strawberries.

lebih dari 100 insiden temuan jarum jahit dalam stroberi dilaporkan di seluruh Australia pada September lalu, begitu juga dalam sebuah kasus tunggal di Selandia Baru.

Benda tajam itu juga kembali ditemukan pada jumat (9/11/2018) kemarin di Salisbury sebuah pemukiman warga di pinggiran Adelaide dan di Clare Valley Australia Selatan.

Pemerintah Queensland dan Australia Barat sempat menawarkan hadiah $100.000 bagi mereka yang memiliki informasi yang mengarah pada tertangkapnya pelaku yang bertanggung jawab dalam insiden ini.

Sementara itu Perdana Menteri Scott Morrison memperkenalkan UU perusakan buah yang lebih keras yang akan membuat pelaku insiden seperti kontaminasi jarum suntik ini bisa dihukum penjara lebih berat.

Petani terpaksa membuang bertruk-truk stroberi mereka di tengah krisis ini, yang memicu belakangan memicu kampanye di media sosial #SmashaStrawb untuk mendukung para petani.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed