DetikNews
Rabu 19 September 2018, 11:31 WIB

Bandara Sydney Kian Padat, Larangan Beroperasi Malam Perlu Ditinjau

ABC Australia - detikNews
Bandara Sydney Kian Padat, Larangan Beroperasi Malam Perlu Ditinjau
Sydney -

Badan pengawas konsumen Australia (ACCC) mendesak peninjauan kembali aturan jam malam di Bandara Sydney, yang melarang adanya aktivitas lepas landas dan mendarat antara Pukul 11 malam sampai 6 pagi.

Aturan ini, menurut ACCC, mempengaruhi banyak warga masyarakat yang menggunakan bandara tersibuk di Australia tersebut.

Ketua ACCC Rod Sims mengatakan aturan ini menjadi permasalahan serius di Bandara Sydney.

"Setiap orang yang terbang ke Bandara Sydney mendekati Pukul 11:00 malam pasti tahu," katanya.

"Saya misalnya terbang dari Perth dan akan mendarat di Sydney pada pukul 2 lewat dua menit pagi, dan terpaksa dialihkan ke bandara Melbourne," ujarnya.

Pembatasan itu sendiri dimaksudkan mengurangi dampak kebisingan di sekitar bandara.

Namun ACCC mengatakan aturan ini seharusnya ditinjau secara berkala untuk memastikan apakah masih cocok.

Simms menggambarkan jam malam Bandara Sydney sebagai tantangan dana menyeimbangkan antara manajemen kebisingan dan kebutuhan masyarakat yang bepergian.

"Kami hanya mengatakan, keadaan berubah, pesawat tak menimbulkan banyak kebisingan," katanya.

Namun Kevin Hill, dari Forum Komunitas Bandara Sydney, membantah hal itu. Menurut dia, meski mesinnya semakin tidak bising, pesawat tetap saja menimbulkan kebisingan.

"Ada satu pendapat yang mengatakan pesawat semakin tak bising tetapi juga mengatakan bahwa pesawat semakin besar dan semakin ramai," katanya.

Ia bersikukuh pembatasan jam malam harus tetap diterapkan karena lokasi Bandara Sydney yang hanya 8 kilometer dari pusat kota serta dekat dengan pemukiman.

"Meskipun mungkin produktif jika menghapus larangan ini, namun ada jutaan warga Sydney yang terdampak kebisingan pesawat," katanya.

Bandara Sydney adalah salah satu dari hanya empat bandara di Australia yang memberlakukan jam malam serta jadi satu-satunya bandara yang membatasi pergerakan pesawat.

Serta penutupan malam, tidak lebih dari 80 pesawat bisa lepas landas atau mendarat di Bandara Sydney dalam jam apapun.

Pada bulan Juni, Pemerintah Australia meminta Komisi Produktivitas melakukan penyelidikan apakah regulasi layanan bandara mendukung operasi bandara dan industri terkait secara efisien.

ACCC memperingatkan bahwa perjalanan dengan biaya rendah bisa berisiko kecuali bandara Australia tunduk pada peraturan yang lebih ketat.

Lembaga ini merekomendasikan maskapai penerbangan harus dapat meningkatkan daya tawar mereka ketika berhadapan dengan pengelola bandara.

Bandara Sydney telah dihubungi untuk dimintai komentar.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.




(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed