Uji coba selama dua tahun di Sydney Olympic Park akan menggunakan sebuah kendaraan otomatis yang menyerupai sebuah kapsul pesawat kecil.
Kendaraan tersebut hanya akan menempuh jarak sekitar 10 kilometer per jam, kendati kemampuannya dapat ditingkatkan sampai 50 kilometer per jam. Fase pertama uji coba ini akan berlangsung di jalan tertutup di taman nasional tersebut.
Direktur HMI Technology yang berada di balik uji coba ini, David Verma mengatakan mobil tanpa pengemudi tersebut dikendalikan sangat ketat.
"Mobil ini mengikuti jalur yang sudah diprogram, memiliki ketepatan hingga 20 milimeter saat ini. Itu luar biasa," katanya.
"Kami menggunakan sistem GPS eksternal yang juga mengkoordinasikan pesawat ulang-alik dan membantu pesawat ulang-alik tetap akurat."
Jika ada sesuatu yang bergerak di depan mobil, maka mobil ini akan berhenti. Mobil ini juga memiliki rem darurat.
Tahap pengujian kemudian akan pindah ke bagian pusat bisnis di Sydney Olympic Park, di mana mobil ini akan bergerak di jalan-jalan utama dan membawa pekerja feri menuju dan dari mobil mereka.
Menteri urusan jalan negara bagian New South Wales Melinda Pavey mengatakan, ujicoba ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana teknologi tersebut bisa digunakan di jalan.
"Kami ingin menggunakan ujicoba ini untuk membantu mengembangkan sistem yang memungkinkan kendaraan otomatis terhubung ke infrastruktur kami, seperti lampu lalu lintas dan pelanggan melalui perangkat dan aplikasi mereka," katanya.
Bayangkan anda bisa memesan kendaraan tanpa pengemudi melalui aplikasi di smartphone serupa dengan cara anda memesan uber sekarang ini. (Flickr: GmanViz, CC BY-NC-ND 2.0)
Diperkirakan hingga 94 persen kecelakaan di jalan disebabkan oleh kesalahan manusia. Pimpinan perusahaan layanan penggunaan jalan di New South Wales (NRMA), Kyle Loads mengatakan bahwa teknologi mobil tanpa pengemudi dilihat sebagai cara meningkatkan keselamatan di jalan.
"[Kecelakaan] yang disebabkan oleh pengemudi yang di bawah pengaruh narkoba, minuman keras, atau mengebut, nantinya tidak akan terjadi lagi. Jadi akan ada ribuan nyawa yang diselamatkan jika nantinya orang menggunakan kendaraan otomatis seperti ini," katanya.
Pemerintah setempat telah mengajukan RUU untuk memberikan izin ujicoba mobil tanpa pengemudi ini yang diperkirakan dimulai akhir bulan ini, mengikuti jejak Australia Selatan dan Australia Barat.
UU tersebut juga akan membuka jalan bagi uji coba lain yang harus dilakukan di seluruh negara bagian di Australia.
Diterjemahkan 2/8/2017 oleh Iffah Nur Arifah. Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini. (ita/ita)











































