Oliver OHalloran asal Tasmania mungkin masih terlalu muda untuk bisa mengendarai mobil sendirian, tapi remaja berusia 17 tahun ini berhasil mengukir rekor sebagai orang termuda yang pernah terbang solo dan tanpa bantuan mengelilingi Australia.
Oliver OHalloran kembali ke Hobart, pada Sabtu (3/6/2017) lalu setelah melakukan perjalanan terbang selama 20 hari sejauh 15.000 kilometer mengelilingi Australia dengan menggunakan sebuah pesawat bermesin tunggal, dalam sebuah usaha memecahkan rekor yang dijuluki Solo17.
Oliver baru mendapatkan lisensi sebagai pilot pada ulang tahunnya yang baru saja didapatkannya tapi pagi ini berhasil mendaratkan pesawat dengan sebuah rekor terbang baru.
Keluarga dan teman-teman menyambutnya dengan tepuk tangan dan sorak sorai, sementara siswa kelas 11 itu bergegas memberikan pelukan kepada ibu dan adiknya.
"Senang rasanya bisa kembali, saya merindukan keluarga," katanya.
"Sudah pasti, seluruh penerbangan ini memberikan sensasi yang nyata tapi melihat semua dukungan dan orang-orang yang telah mendukung saya sejak awal, ini sangat menakjubkan."
Untuk berhasil meraih rekor tersebut, Oliver terbang melewati titik timur, utara, barat dan selatan di Australia.
Dia terbang berlawanan arah jarum jam di sepanjang pantai Australia.
Sepanjang jalan ia menyaksikan Lembah Latrobe di Victoria, Wollongong, Gold Coast, Darwin, Perth dan Adelaide.
"Pandangannya, sungguh menakjubkan, seluruh pengalaman berada di atas sana," katanya.
"Ini jauh lebih besar dari perkiraan Anda, dibutuhkan waktu empat jam untuk dapat terbang mengelilingi Tasmania tapi butuh waktu 80 jam untuk terbang mengelilingi Australia."
Momen anehOliver, yang memiliki pengalaman terbang selama tiga tahun, mengatakan bahwa penerbangan yang dilakukannya sebagian besar berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan, terlepas dari beberapa cuaca liar di dekat Gold Coast dan Perth.
Sekelompok burung di dekat Darwin sempat membuat jantungnya berdegup kencang.
"Saya menghadapi sekawanan burung yang sedang terbang menurun dan terbang di atas landasan saat saya hendak mendarat dan beberapa diantara burung itu langsung terbang melewati jendela, jadi itu adalah momen yang aneh."
Ibunya Sarah O'Halloran mengaku lega dapat memiliki anaknya pulang.
"Saya sangat senang dan lega dan sangat bahagia," katanya.
Ambisi rekor duniaOliver terinspirasi oleh Ryan Campbell, yang pada usia 19 berhasil menjadi orang termuda yang terbang mengelilingi dunia sendirian atau solo.
Selama masa istrihat tidak menerbangkan pesawatnya, Oliver meluangkan waktu keluar dari kokpit untuk bertemu dengan sesama petualang lain, Lachlan Smart, yang tahun lalu di usia 18 tahun menjadi orang termuda yang mengelilingi dunia solo dengan sebuah pesawat bermesin tunggal.
Ambisi Oliver saat ini adalah hendak mengalahkan rekor itu.
Untuk bisa mewujudkan hal itu ia harus mulai berangkat terbang sebelum usianya 18 tahun dan empat bulan.
"Saya hanya punya sedikit waktu dan ini semua tentang apakah saya bisa mendapatkan sponsor, tanpa sponsor target itu tidak akan terjadi," katanya.
"Saya senang jika ini adalah satu-satunya hal yang dapat saya lakukan, sangat bahagia tapi akan menjadi luar biasa sekali jika mampu menjangkau audiens yang lebih besar dan mampu menjangkau lebih banyak siswa."
Selain istirahat dari terbang ia juga mengunjungi 10 sekolah untuk berbicara dengan para siswa.
"Saya berbicara dengan mereka tentang mencapai impian Anda dan berusaha mewujudkannya," katanya.
Apakah dia akan melakukannya lagi?"Pasti," katanya sambil tertawa. Tapi untuk saat ini fokusnya adalah mempersiapkan ujian kelas 11 pada hari Selasa.
"Itu membuatnya sulit ... itu membuat saya agak kesulitan," katanya sambil tertawa.
Kampanye penggalangan dana secara online berhasil membantu mengumpulkan dana sebesar $40.000 yang dibutuhkan Oliver OHallaran untuk menyelesaikan perjalanan.
Kakak laki-lakinya yang berusia 18 tahun, Sebastian berada di balik kampanye media online dan media sosial, Solo17, yang melacak perjalanannya.
Diterjemahkan pada pukul 15:00 WIB, 4/6/2017 oleh Iffah Nur Arifah. Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.














































