Asuransi Perjalanan dan Serangan Terorisme

Asuransi Perjalanan dan Serangan Terorisme

Australia Plus ABC - detikNews
Selasa, 30 Mei 2017 15:42 WIB
Asuransi Perjalanan dan Serangan Terorisme
Canberra -

Ketika anda membayar beberapa ratus dolar untuk asuransi perjalanan, mungkin anda berharap premi itu akan mencakup seluruh bentuk situasi darurat.

Pelajari rincian pertanggungan

Klausul pengecualian pertanggungan pada peristiwa terorisme ini sudah menjadi pengetahuan umum bagi orang-orang di sektor asuransi perjalanan, namun kurang diketahui oleh para pelancong.

Pemindaian cepat beberapa situs web asuransi perjalanan menunjukkan bahwa sebagian besar dari polis mereka memang tidak mencakup klausul terorisme atau peperangan.

Ada beberapa perusahaan yang menawarkan pertanggungan namun dengan pembatasan tertentu mengenai pembatalan dan penundaan perjalanan.

Misalnya, satu perusahaan asuransi perjalanan menawarkan untuk menanggung evakuasi medis, tapi bukan hal lainnya.

Semua polis tersebut tampaknya menyatakan bahwa klaim akan ditolak jika klaim itu terkait dengan peristiwa teror dan terjadi di negara-negara dengan tingkat ancaman yang lebih tinggi.

Setiap kebijakan berbeda

Manajer umum komunikasi di Dewan Asuransi Australia, Campbell Fuller, mendesak para wisatawan untuk memperhatikan saran dari pihak berwenang Australia, termasuk Deplu Australia (DFAT), terkait dengan serangan teroris.

"Polis asuransi perjalanan mungkin tidak akan menanggung kerugian finansial akibat tindakan terorisme, namun setiap kebijakan berbeda," kata Fuller.

Dia mengatakan sejumlah polis mungkin memberikan tanggungan perlindungan dalam kondisi tertentu bagi pelancong yang terkena dampak.

"Banyak polis mencakup biaya pengobatan, ada juga yang akan membayar biaya perjalanan dan akomodasi tambahan, kehilangan barang bawaan atau pemulangan. Sementara ada juga yang menanggung kerugian akibat pembatalan yang disebabkan karena terorisme," katanya.

"Dalam polis lain, terorisme tetap merupakan pengecualian umum dan hal seperti itu tidak ditanggung sama sekali. Jadi penting untuk memeriksa pernyataan pengungkapan produk (PDS) oleh masing-masing perusahaan jika jenis pertanggungan semacam ini penting bagi mereka," katanya.

"Wisatawan yang telah terdampak atau sedang mempertimbangkan untuk membatalkan perjalanan harus menghubungi perusahaan asuransi mereka untuk mendapatkan panduan," jelasnya.

Campbell Fuller juga menambahkan bahwa wisatawan yang terkena dampak terorisme harus menghubungi penyedia perjalanan dan akomodasi mereka secara langsung untuk meminta pengembalian uang, kredit atau pengaturan alternatif.

Namun, perlu diingat bahwa menurut DFAT "beberapa polis tidak menawarkan pengembalian dana saat terjadi perubahan keamanan di luar negeri".

"Syarat dan ketentuan masing-masing polis akan menentukan apakah Anda berhak menerima pengembalian dana jika DFAT mengubah tingkat saran perjalanan," katanya.

bagasi di bandara
Campbell Fuller mengatakan beberapa kebijakan asuransi perjalanan masih memberikan pertanggungan biaya kehilangan sebagai bagian dari peristiwa terorisme.(flickr)


Apa yang bisa anda lakukan?

Tom Godfrey dari kelompok konsumen CHOICE mengatakan situs web Smartraveller milik Pemerintah Australia merupakan tempat yang tepat untuk mencari tahu.

"Dengan banyaknya orang Australia bepergian ke luar negeri setiap tahun, menjadi penting untuk meneliti wilayah yang anda tuju dan mengetahui apa kebutuhan anda saat berhubungan dengan asuransi perjalanan," katanya.

"Meskipun pelancong sering berfokus pada saat-saat menyenangkan yang akan mereka temui, penting juga mempertimbangkan masalah yang pernah terjadi dan risiko dari wilayah yang akan dikunjungi," jelasnya.

"Tempat yang bagus untuk memulai adalah dengan memeriksa profil negara di situs Smartraveller. Negara-negara dengan peringatan 'Jangan Bepergian ke Daerah Ini mungkin akan dikecualikan dari polis asuransi," jelasnya.

"Bila Anda telah memutuskan rencana perjalanan, memiliki asuransi perjalanan adalah keharusan. Bandingkan polis yang berlaku dan pastikan Anda mendapat perlindungan untuk wilayah yang ingin Anda kunjungi, dan setiap aktivitas yang ingin Anda lakukan," kata Godfrey.

Menurut Godfrey, penting juga membaca catatan rincian dari setiap polis itu dengan hati-hati.

"Baik mengenai risiko penundaan perjalanan karena bencana alam, serangan teror atau pun kegagalan TI dari maskapai penerbangan, memahami rincian polis asuransi menghemat waktu dan uang," katanya.

"Sementara kebanyakan polis mencakup biaya pengobatan, namun sedikit yang menanggung biaya pembatalan jika terjadi teror," katanya.

"Jadi, periksa pernyataan pengungkapan produk untuk setiap pasal "Undang-Undang Terorisme" dalam polis asuransi perjalanan anda untuk melihat apa saja yang tidak tercakup," tambahnya.

Tangan memegang mouse komputer
Pastikan anda memeriksa peringatan untuk tempat yang akan anda datangi. (Nic MacBean, file photo: ABC News)


Jika Anda akan bepergian ke sebuah negara yang baru saja mengalami serangan, pastikan Anda tahu bagaimana hal itu dapat mempengaruhi polis asuransi perjalanan Anda.

"Jika Anda sedang dalam proses pemesanan penerbangan dan akomodasi saat terjadi suatu kejadian, segera menghubungi perusahaan asuransi Anda dan pastikan Anda akan mendapat perlindungan jika masalah itu terus berlanjut," katanya.

"Seperti yang kita lihat dengan kejadian awan debu di Bali, setelah letusan gunung di sana, beberapa perusahaan asuransi menolak memberikan tanggungan karena menganggapnya sebagai 'event atau kejadian yang diketahui'," katanya.

Tips dari CHOICE :
Periksa peringatan tentang suatu negara di situs smartraveller

Periksa ulasan asuransi perjalanan dari CHOICE

Baca pernyataan pengungkapan produk sebelum membeli polis asuransi perjalanan untuk memastikan polis itu sesuai dengan kebutuhan Anda
Beli asuransi perjalanan sehingga Anda dilindungi untuk "keadaan yang tidak terduga".

Ketika perusahaan asuransi menyatakan menanggung perlindungan untuk "keadaan yang tidak terduga", hal itu berarti sesuatu yang tidak dipublikasikan di media atau di situs resmi pemerintah saat Anda membeli polis. Jika sudah diketahui sebelum membeli polis, Anda tidak akan terlindungi.

Diterbitkan Selasa 30/05/2017 dari berita di ABC News.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads