Jika Anda lebih terlihat seperti zombie yang berjalan, mungkin sudah saatnya mengubah kebiasaan tidur Anda.
Dr W Chris Winter, pakar neurologi di Australia mengatakan kepada ABC Radio Adelaide, salah satu hal pertama yang perlu dilakukan jika Anda merasa sangat lemas adalah untuk mencari tahu apakah karena kesulitan tidur atau kelelahan.
Mengantuk secara sederhana didefinisikan sebagai kesulitan untuk bisa tetap terjaga.
Sementara kelelahan, menurut Dr Winter, lebih merasa lelah pada fisik.
"Penting untuk membedakannya, sering orang merasa lelah malah kemudian pergi tidur," katanya.
"Bila Anda merasa lelah, istirahatlah. Bila Anda merasa mengantuk, tidurlah."
Dr W Chris Winter, ahli neurologi Australia.
Dr Winter sering mendengar orang-orang kesulitan belakangan ini.
"Kemungkinan besar Anda tidak bisa tidur, karena Anda tidak bisa makan atau tidak minum air."
Jika pasangan Anda memiliki kebiasaan buruk yang mempengaruhi tidur Anda, saatnya melakukan tindakan.
"Cara terbaik adalah meyakinkan pasangan Anda, bahwa ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi dengkuran."
"Dalam beberapa kasus, mendengkur bisa mengindikasikan kondisi tidur yang cukup serius dan bisa menimbulkan konsekuensi kesehatan yang benar-benar buruk."
Tapi jika mendengkur itu ringan atau tidak beraturan, sumbatlah telinga atau tidur di ruangan terpisah.
Jauhkan telepon genggam Anda dari kamar tidur, akan membantu kualitas tidur. (Flickr CC: Alex Garcia)"Buat semacam jadwal dan katakanlah padanya, "demi kesehatan dan kesadaran saya sendiri, saya akan tidur di kamar tidur terpisah pada hari Selasa dan Kamis malam'," saran Dr Winter.
Tidur siang mungkin tidak selalu membantuDr Winter mengatakan jika kepada pasiennya, ia minta mereka untuk menyamakan tidur siang dengan mengemil.
"Jika Anda memiliki makanan ringan yang banyak, kemungkinan besar akan mempengaruhi nafsu makan malam Anda."
"Tidur siang paling tepat dilakukan, jika ada yang menghalangi Anda tidur nyenyak, seperti bepergian."
Tidur di mana saja tidaklah baikKita tahu ada orang yang bisa tidur di pesawat, di bus, di dalam mobil, kapan pun, di mana saja.
Meski kelihatannya bagus untuk bisa melakukannya, Dr Winter mengatakan hal ini bisa menyoroti masalah mendasar.
Secangkir kopi. (Flickr: raph.ae/)SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa jadi ada sesuatu yang terjadi dalam hidup mereka yang berarti mereka membutuhkan lebih banyak tidur daripada biasanya, seperti latihan untuk maraton," katanya.
"Jika semuanya sama dengan kita, saya akan melihat lebih dalam soal tidur mereka dan mungkin mempelajar pola tidurnya, untuk memastikan semuanya baik-baik saja."
Menjaga rutinitasDr Winter mengatakan penting, bila memungkinkan, untuk menjaga waktu tidur dan bangun tetap teratur.
Menurutnya, keteraturan waktu bangun bahkan menjadi yang terpenting.
"Anda benar-benar ingin membuatnya sekonsisten mungkin, bahkan di malam di mana Anda telat tidur."
"Anda selalu bisa menebusnya dengan tidur siang."
Diterbitkan oleh Erwin Renaldi pada Jumat 5/05/2017. Simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini.
(ita/ita)










































