50 Anak Australia Akan Menari Aceh Keliling Eropa

50 Anak Australia Akan Menari Aceh Keliling Eropa

Australia Plus ABC - detikNews
Kamis, 04 Mei 2017 15:35 WIB
50 Anak Australia Akan Menari Aceh Keliling Eropa
Anak-anak dari Paduan Suara Gondwana sedang berlatih tarian Ratoh Duek, asal Aceh. (Foto: Koleksi Suara Indonesia Dance)
Sydney - Anak-anak Australia akan memperkenalkan budaya Indonesia di empat negara Eropa bulan Juni mendatang, dengan menampilkan kesenian Aceh.

Semua berawal pada bulan Januari 2015 lalu. Saat itu, Lyn Williams, Direktur Artistik dan pendiri Gondwana Choirs, kelompok paduan suara nasional Australia untuk anak-anak, ingin sekali agar anak-anak belajar menari dan menyanyi Ratoh Duek asal Aceh. Ia menganggap tarian ini sangat luar biasa.

Lyn, yang juga pernah masuk ke dalam daftar 100 perempuan paling berpengaruh di Australia, kemudian menghubungi Suara Indonesia Dance.

Kelompok yang berbasis di Sydney ini memang dikenal tidak hanya menampilkan tarian-tarian Nusantara, tapi juga mengajarkannya kepada siapapun.

Pendiri Suara Indonesia Dance, Alfira O'Sullivan bersama suaminya Murtala lalu merasa tertantang dengan permintaan Lyn.

Awal proyek dimulai dengan melakukan banyak diskusi dan metode pengajaran.

Pasalnya, jangankan bahasa Aceh, anak-anak Godwana bahkan tidak bisa berbahasa Indonesia. Sementara di tarian Ratoh Duek ada unsur menyanyi dengan lirik dalam bahasa Aceh.

"Pernah dalam latihan kita mengulang-ulang satu ucapan yang pengucapannya sulit, sampai mereka harus benar-benar bisa," kata Alfira.

Tonton video berikut untuk mengetahui tarian Ratoh Duek dan Suara Indonesia Dance.

Gondwana_Choirs_4052017 Anak-anak dari Paduan Suara Gondwana sedang berlatih tarian Ratoh Duek, asal Aceh. (Foto: Koleksi Suara Indonesia Dance)

Usaha yang luar biasa dari anak-anak ini membuat Murtala, yang asli Aceh, dan Alfira, yang juga memiliki daerah Aceh, merasa sangat terharu.

Belum lagi dalam tarian ini, anak-anak harus duduk di lantai, yang membuat banyak diantara mereka tidak nyaman karena tidak biasa.

Tetapi semangat yang mereka miliki membuat Murtala dan Alfira kagum.

Ratoh Duek kemudian malah menjadi lagu favorit bagi anak-anak Gondwana, di saat mereka juga mempelajari lagu-lagu dari banyak negara lainnya.

"Ada rasa bangga dan senyum lebar saat melihat wajah anak-anak setelah pertunjukkan usai dan antusias penonton yang luar biasa, dengan tepuk tangan yang tak putus-putus,"

- Alfira dan Murtala, pendiri Suara Indonesia Dance.

Ratoh Duek yang dibawakan oleh anak-anak Australia ini pun langsung populer, karena memiliki unsur yang lengkap, dari lagu, musik, dan gerakan. Anda bisa menonton video lengkap dari tarian ini disini.

Pada bulan Juni mendatang, Gondwana Choid akan menggelar tur keliling Eropa, mengunjungi empat negara, yakni Estonia, Lituania, Latvia, dan Iceland. 50 Anak dari seluruh Australia yang telah lolos seleksi akan ikut dalam tur ini dan menampilkan Ratoh Duek bersama Murtala, dari Suara Indonesia Dance sebagai pengiringnya.

Sementara itu, sekitar enam penari dari Suara Indonesia Dance juga akan menggelar pertunjukan dan menggelar sejumlah pelatihan dan pengajaran di Eropa.

Tahun 2013 lalu, mereka pernah menunjungi Republik Ceko, Jerman, Belanda, Perancis, dan Inggris untuk memperkenalkan budaya seni Indonesia. Untuk mengetahui lebih lanjut soal proyek mereka di Eropa, bisa Anda lihat disini.

Tonton video berikut untuk mengetahui tarian Ratoh Duek dan Suara Indonesia Dance. (ita/ita)




Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads