PM Turnbull: Gaji CEO Australia Post Terlalu Tinggi

PM Turnbull: Gaji CEO Australia Post Terlalu Tinggi

Australia Plus ABC - detikNews
Rabu, 08 Feb 2017 13:10 WIB
PM Turnbull: Gaji CEO Australia Post Terlalu Tinggi
Canberra -

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyerukan kepada Dewan Direksi Australia Post untuk mempertimbangkan kembali gaji $4,4 juta dan bonus $1,2 juta yang diterima oleh direktur pelaksana (CEO) Ahmed Fahour dan mengatakan gaji itu terlalu tinggi.

Paket gaji jutaan dolar tersebut diungkapkan oleh komite senat parlemen Australia hari Selasa.

Ketua komite Senator James Paterson mengatakan dokumen yang mereka peroleh menunjukkan Ahmed Fahour menerima gaji $4,4 juta (sekitar Rp 44 miliar) dan bonus $1,2 juta di tahun keuangan lalu, sehingga secara total berjumlah $5,6 juta.

Gaji ini 10 kali lipat dari gaji yang diterima Perdana Menteri Malcolm Turnbull yaitu $ 522 ribu.

"Saya kira gaji itu terlalu tinggi." kata Turnbull kepada wartawan hari Rabu.

"Sebagai seseorang yang sebelumnya terjun di dunia bisnis sebelum pindah ke politik, saya kira gaji itu terlalu tinggi bagi pekerjaan seperti itu."

Anggota parlemen dari Partai Buruh, Doug Cameron juga menyerukan agar gaji itu diturunkan, dan mengatakan Fahour tidak layak menerima gaji setinggi itu.

"Saya sampai sekarang tidak bisa mengerti mengapa seorang pegawai negeri bisa mendapat bayaran lebih dari $ 5 juta." katanya.

"Saya sudah pernah membuat perkiraan mengenai Australia dan saya tidak bisa melihat kemungkinan seseorang bernilai lebih dari $ 5 juta."

Pemimpin One Nation Pauline Hanson juga memberi komentar dan mengatakan dia 'jijik' melihat begitu tingginya bayaran yang diterima.

"$5,6 juta $1,2 juta untuk bonus saya kira menjijikkan besarnya." katanya.

Senator asal Australia Selatan Nick Xenophon mengatakan banyak orang akan 'menggaruk-garuk kepala mereka' melihat bahwa gaji Fahour lebih tinggi dari Perdana Menteri.

"Itu berarti banyak sekali perangko yang harus dijual dalam penghitungan saya." katanya.

"Yang juga saya tidak puas adalah bahwa fakta-fakta in sengaja dirahasiakan."

"Saya kira ini salah. Harus ada keterbukaan."

Preskom mengatakan Australia tidak berusaha menyembunyikan apapun

Dokumen yang tidak menyebutkan nama-nama staf Australia Post mengungkapkan bahwa lima eksekutif senior lainnya menrima gaji antara $ 1,3 juta sampai $ 1,8 juta setahun, dan seorang lainnya mendapat dana pensiun $ 380 ribu.

Komite ini telah meminta Australia Post memberikan rincian gaji yang diterima tahun lalu, namun Australia Post yang dimiliki oleh pemerintah ini setuju untuk memberikan tapi tidak untuk dipublikasikan.

Australia Post menghentikan laporan mengenai gaji eksekutif setelah laporan tahunan 2014-2015.

Australia Post dalam jawabannya bulan Januari mengatakan tidak ada alasan bagi kepentingan publik agar mereka mengetahui jumlah gaji yang diterima para eksekutif Australia Post

Presiden Komisaris Australia Post John Stanhope membantah bahwa mereka sengaja menyembunyikan informasi.

"Tidak ada maksud merahasiakan atau tidak adanya keterbukaan." katanya kepada ABC.

"Ketika kami melaporkan soal gaji, kami harus mengikuti petunjuk pemerintah, dan melaporkan setiap tahun seperti diminta."

"Senat meminta laporan dan kami memberikannya." kata Stanhope.

Stanhope juga membela besarnya gaji yang diterima Fahour.

"Jumlah itu termasuk gaji pokoknya, juga ada bonus jangka pendek yang pantas diterima karena perusahaan mendapat keuntungan setelah sebelumnya rugi selama 16 tahun, juga termasuk dana pensiun. Jadi semuanya." kata Stanhope.

"Ini memang perusahaan milik pemerintah tetapi tidak didanai dari pajak. Ini dibiayai sendiri jadi mendapatkan keuntungan dari dana yang mereka kelola sendiri."

Stanhope mengatakan 73 persen pendapatan Australia Post berasal dari bisnis antar barang, dimana mereka bersaing dengan perusahaan besar seperti DHL, FedEx dan Toll.

"Ini bisnis yang bersaing ketat dan kami harus membayar gaji yang kompetitif." katanya.

Juru bicara Australia Post mengatakan perusahaan itu telah memberikan 'dividen dan pajak sekitar $ 6,3 miliar kepada pemerintah Federal ' sejak tahun 2007.

Diterjemahkan pukul 13:30 AEST 8/2/2017 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini

(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads