Ikan Australia Berusia 90 Tahunan Mati di Chicago

Ikan Australia Berusia 90 Tahunan Mati di Chicago

Australia Plus ABC - detikNews
Selasa, 07 Feb 2017 19:05 WIB
Ikan Australia Berusia 90 Tahunan Mati di Chicago
Foto: Granddad, seekor ikan lungfish yang mati setelah tinggal lebih dari 80 tahun di Chicago Shedd Aquarium. (Facebook: Chicago Shedd Aquarium)
Chicago - Seekor ikan lungfish dari Australia, diyakini sebagai ikan berusia paling panjang dalam penangkaran, mati di Shedd Aquarium, Chicago, Amerika Serikat.

Ikan yang diberi nama Grandad dengan berat sekitar 11 kilogram disuntik mati karena usia tua. Sebelumnya ikan ini dilaporkan telah kehilangan nafsu makan dan menunjukkan tanda-tanda kegagalan organ tubuh.

Grandad didapat dari sebuah akuarium di kota Sydney pada tahun 1933, kemudian dibawa ke Chicago.

Granddad in aquarium
Granddad, seekor ikanlungfish yang mati setelah tinggal lebih dari 80 tahun diChicagoSheddAquarium. (Facebook:ChicagoSheddAquarium)

Shedd Aquarium mengatakan ikan ini telah dilihat oleh lebih dari 104 juta orang semasa tinggal di Chicago.

"Untuk ikan yang menghabiskan sebagian besar waktunya meniru batang kayu, ia telah memicu rasa ingin tahu, semangat, dan penasaran di antara pengunjung dari berbagai usia, yang pernah mendengar atau belajar biologi soal spesies yang dianggap sebagai fosil hidup ini," ujar Bridget Coughlin, President Shedd.

Berapa usia Grandad tidak diketahui secara pasti, tapi diyakini pertengahan 90 tahunan.

Tonton video saat Grandad berada di akuarium Shedd, Chicago lewat video berikut ini.

Sebuah foto dari blog Chicago Shedd Aquarium, saat Granddad, seekor ikan lungfish tiba di Chicago pada tahun 1930-an.
Aphotoposted totheChicagoSheddAquariumblogshowsGranddadthelungfishsoonafterhisarrival inthe 1930s.(Foto koleksi:ChicagoSheddAquarium)

Ikan lungfish dapat hidup sampai berusia lebih dari 100 tahun dan merupakan spesies yang dilindungi di Australia. Mereka adalah penduduk asli sungai Maria dan Burnnet di Queensland.

Mereka memiliki paru-paru primitif tunggal dan menjadikan spesies ini sebagian kecil ikan yang bisa menghirup udara.

Mereka telah ada selama hampir 400 juta tahun dan fosil menunjukkan bahwa mereka tidak berubah selama lebih dari 100 juta tahun.

Diproduksi oleh Erwin Renaldi pada 07/02/2017 pada pukul 12:00 AEST dari artikel aslinya dalam Bahasa Inggris, yang bisa dibaca di sini. (nwk/nwk)




Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads