Dubes Rusia di Australia Minta Diplomatnya Bayar Denda Lalu Lintas

Dubes Rusia di Australia Minta Diplomatnya Bayar Denda Lalu Lintas

Australia Plus ABC - detikNews
Rabu, 21 Des 2016 17:35 WIB
Dubes Rusia di Australia Minta Diplomatnya Bayar Denda Lalu Lintas
Canberra -

Duta Besar Rusia untuk Australia, Grigory Logvinov telah menepis tuduhan bahwa diplomatnya adalah pengemudi mobil yang berbahaya. Ia pun meminta para diplomatnya untuk membayar denda lalu lintas.

Sebuah kesepakatan baru antara Pemerintah Kawasan Ibukota Australia (ACT) dan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia telah membuat 'kekebalan' para diplomat dari pelanggaran lalu lintas dicabut dimana namanya akan diumumkan dan dipermalukan di hadapan publik.

Tindakan keras terhadap para pengemudi di kalangan diplomat dilakukan setelah diluncurkan setelah serangkaian pelanggaran di jalan-jalan Canberra, mulai dari denda parkir yang tidak dibayar, mengemudi setelah meminum alkohol, dan mengebut.

Dubes Rusia Grigory tertawa saat ditanya soal kontroversi perilaku pengemudi Rusia dalam beberapa bulan terakhir.

"Sedikit lucu mendengar beberapa jenis perilaku diplomat Rusia di jalan," katanya.

Ia merujuk pada sebuah "kecelakaan ringan" di sebuah tempat parkir di Canberra, bulan Oktober lalu, saat seorang pegawai negeri menuduh seorang diplomat berperilaku agresif dan menolak bertanggung jawab saat mobilnya menyerempet.

"Pertama-tama, itu bukan kesalahan dari karyawan [Kedutaan] Rusia dan hanya untuk menunjukkan rasa hormat kepada perempuan tersebut, kita sepakat sepakat dengan usulan polisi bahwa ada tanggung jawab yang sama," katanya

Pegawai negeri bernama Erika Bacon, mengatakan kecelakaan tersebut sebagai "100 persen kesalahan diplomat" dan menjelaskan bahwa permintaan maaf dari kedutaan "kurang bijaksana". Dubes Grigory mengatakan ia telah menyelidiki perilaku diplomat Rusia setelah kecelakaan itu dan dari laporan media lainnya.

"Sebagian besar denda datang dari tempat parkir jadi ya, mereka melakukan pelanggaran parkir, tapi sangat sedikit yang mengebut atau melakukan pelanggaran berat lainnya," katanya.

"Itu sebabnya saya tidak bisa setuju dengan pernyataan bahwa pengemudi diplomat Rusia tidak disiplin, justru sebaliknya."

Dokumen dari kebebasan informasi menunjukkan banyak diplomat yang masih memiliki ribuan denda dari pelanggaran luar biasa, meski sudah ada peringatan dari pejabat Australia untuk melakukan pembayaran."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya meminta mereka untuk membayarnya," kata Grigory.

"Bisa saja ada yang menyatakan hal ini bertentangan dengan Konvensi Wina soal kekebalan diplomatik, tapi tetap saja semakin banyak diplomat yang membayar denda di Moskow dan sebagian besar diplomat juga membayar denda mereka."

Diterbitkan oleh Erwin Renaldi pada 21/12/2016 pukul 14:30 AEST, dari berita aslinya berbahasa Inggris, yang bisa dibaca disini.

(nwk/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini