Sekelompok warga Muslim, Kristen, dokter dan operator layanan cuci pakaian peraih penghargaan mengubah lahan parkir di pinggir jalan yang sibuk di Kota Logan, Queensland menjadi tempat singgah yang serba ada bagi mereka yang mengalami kehidupan yang sulit.
Setiap hari Rabu dan Jumat malam sekitar pukul 19:00 waktu setempat, lahan parkir mobil di Woodridge, selatan Brisbane, dikuasai oleh kelompok amal.
Rosies Friends On the Street (Sahabat di Jalan) membagikan handuk dan makanan ringan.
Yayasan Amal warga Muslim ini membawakan makanan hangat dan organisasi amal layanan mencuci baju -'Orange Sky' menyediakan mobil layanan mencuci pakaian mereka.
Organisasi amal lainnya, 'The Street Doctors', dengan ambulans yang bisa direntangkan mereka, menawarkan layanan pemeriksaan kesehatan dokter umum bagi mereka yang kesulitan untuk pergi ke dokter
Roy Jordan merupakan satu dari sekitar 70 orang [pengunjung ] taman kendaraan tersebut pekan lalu, mengambil makanan.
Roy Jordan mendapatkan makanan dari malam penjangkauan agar dirinya bisa bertahan hidup selama beberapa hari.
Jordan membawa kotak penyimpan makanannya, memainkan lagu-lagu Grup Rock Metallica sambil berbicara mengenai album mendatang dari band heavy metal tersebut.
Dia berbicara mengenai kehilangan rumahnya setelah menghabiskan waktu selama beberapa tahun tinggal di sekolah asrama yang diselenggarakan organisasi berbasis agama.
"Kami seperti sudah divonis kalau diri kami tidak cukup baik untuk masyarakat," katanya.
"Selama beberapa tahun terakhir, saya sudah berusaha mengubah situasi dan itu ternyata tidak berhasil."
"Saat ini saya tinggal di tenda di gudang, di bagian belakang apotik yang terbengkalai."
"Saya tinggal di sana karena letaknya hanya di seberang jalan tempat tinggal mantan kekasih dan anak-anak saya, saya bisa melihat mereka setiap hari, itu nomor satu."
Malam penjangkauan menyatukan masyarakatRoy Jordan berbicara jujur mengenai makna malam penjangkauan ini bagi dirinya.
"Kegiatan ini memberi makan saya, saya datang dan saya mendapatkan makanan dan saya mengambil apa yang dapat saya ambil," katanya.
"Saya masukan makanan itu ke dalam kantung saya sehingga cukup sepanjang pekan, sampai waktu pemberian makanan pekan depan lagi."
Bagi penduduk di Kota Logan, Brenda-Lee Hayes, hidup tanpa pekerjaan membuatnya sulit untuk menopang hidup dengan lima orang anak.
Dia mengaku malam penjangkauan ini merupakan kelangsungan hidup.
"[Kegiatan ini] membuat anak saya keluar rumah, saya tidak perlu memasak dan itu membuat mereka lelah," katanya.
"Saya merasa sangat tidak nyaman awalnya, karena saya tidak terlalu nyaman berada di sekeliling orang-orang, tapi saya merasa sangat nyaman," katanya.
Koordinator Rosies Friends, Margaret Harvey mengatakan misi mereka adalah menghubungkan dan menyediakan persahabatan dan memberikan dukungan bagi orang-orang yang sudah diisolasi dan kesepian, begitu juga dengan mereka yang membutuhkan bantuan.
Dia merinding melihat pemberitaan negatif yang berlebihan mengenai Kota Logan.
"Anda akan mendapati bahwa di Kota Logan, ketika ada bantuan yang diperlukan, maka bantuan akan diberikan - itu adalah karena kerja masyarakat setempat," katanya.
"Hal yang mengecewakan saya adalah jika ada sesuatu yang salah terjadi di Kota Logan, Anda akan lihat kejadian ini akan dibesar-besarkan dan akan langsung diberitakan," katanya.
Rosies Friends membagikan selimut dan makanan untuk menjaga orang-orang untuk membuat mereka mendapat makanan dan tetap hangat.
Diterjemahkan pukul 20:00 WIB, 4/12/2016, oleh Iffah Nur Arifah dari artikel Bahasa Inggris di sini.













































