DetikNews
Senin 28 November 2016, 10:50 WIB

Fosil Gigi Wombat Purba Sebesar Badak Ditemukan di Melbourne

Australia Plus ABC - detikNews
Fosil Gigi Wombat Purba Sebesar Badak Ditemukan di Melbourne
Melbourne -

Arkeolog Australia berhasil menemukan gigi dari hewan purba Diprotodon yang sudah punah, marsupial menyerupai wombat raksasa, di sebuah rawa di Utara Melbourne.

Sebuah tim arkeolog dan palaeontolog dari sejumlah universitas di Victoria, pemilik lahan tradisional dan Museum Victoria melakukan penggalian di Rawa Lancefield pekan ini. Dr Jillian Garvey mengatakan hewan purba Diprotodon, merupakan spesies marsupial terbesar yang pernah diketahui dengan bobot tubuh sekitar 1 ton.

"Ia merupakan marsupial terbesar yang pernah hidup dan memiliki ukuran sebesar kendaraan roda empat atau seekor badak," papar Dr Jillian Garvey.

"Kami berhasil menemukan beberapa potongan yang merupakan bagian kecil dari serpihan. Gigi seri mereka cukup panjang dan [ukuran] mereka besar."

"Gigi geraham mereka sekitar 1,5 inci."

Tim penggali juga menemukan gigi dan tulang tungkai dari Macropus Titan, kangguru raksasa yang sudah punah dan artefak Aborigin.

Universitas La Trobe mengatakan penggalian sebelumnya di Rawa Lancefield berhasil menemukan kerangka kangguru raksasa, hewan menyerupai wombat seukuran badak dan singa berkantung.

"Pada tahun 1970-an diduga kalau sebagian dari fosil ini berusia cukup muda sekitar 25.000 tahun tapi baru-baru ini sejumlah orang menduga fosil ini kemungkinan berusia sekitar 50.000 hingga 80.000 tahun," ucap Dr Garvey.

Ada 5 lubang di lokasi penggalian, masing-masing sedalam sekitar 2 meter, endapan galian itu dikumpulkan yang akan dianalisa untuk mengungkapkan seperti apa penampakan lansekap di kawasan tersebut ribuan tahun yang lalu.

Hewan ini kemungkinan diburu

Lokasi penggalian Megafauna di Lancefield Swamp
Palaeontolog berharap penggalian ini akan berhasil mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di kawasan rawa Lancefield.Supplied: Dr Sanja Van Huet/Deakin University

Rawa Lancefield merupakan salah satu lokasi megafauna paling terkenal dan penting, tapi masih belum banyak diketahui seberapa banyak jumlah fossil yang mengendap di rawa tersebut. Dr Garvey mengatakan dia berharap penggalian ini akan dapat mengungkap misteri itu.

"Kami sebelumnya menduga Rawa Lancefield ini bisa jadi merupakan [kawasan] perburuan manusia, bisa jadi juga hewan-hewan ini berkumpul disini, " katanya. "Tapi lebih mungkin lagi kalau fosil-fosil itu terhanyut melalui saluran air di tempat lain."

Dia mengatakan dalam tiga area yang telah digali, tidak ada tulang yang ditemukan sama sekali.

"Kita bisa jadi tidak bisa mengungkap misteri ini, tapi kita bisa jadi semakin dekat. Kita bisa membicarakan apa yang terjadi di wilayah dari negara bagian Victoria ini," katanya.

"Kita belum benar-benar mengetahui tentang megafauna ini dan apa yang terjadi dengan mereka. Ini merupakan sesuatu yang akan terus memicu perdebatan. Apakah disebabkan oleh manusia? Atau karena iklim?"

Dimulainya proyek jangka panjang

Serpihan tulang yang berhasil ditemukan dari penggalian di Rawa Lancefield
Material tulang yang berhasil diangkat selama penggalian dibungkus plastik agar terhindar dari kontaminasi.Supplied: Dr Sanja Van Huet/Deakin University

Fosil-fosil ini pertama kali ditemukan di Rawa Lancefield pada abad ke-19, dan pernah dilakukan penggalian pada awal tahun 1990-an, 2004 dan 2005 di kawasan tersebut. Tim penggali memfokuskan pada lokasi penggalian sebelumnya. Dr Garvey mengatakan tim tersebut cukup yakin penggalian ini akan menemukan salah satu hamparan fosil.

"Ini hanya merupakan awal dari proyek jangka panjang. Kami mendapatkan beberapa bagian lainnya yang kita belum mengetahui apa itu," katanya.

Dia mengatakan di beberapa kawasan lainnya dari rawa ini bisa memiliki lubang tulang dari periode waktu yang berbeda.

"Binatang-binatang ini jauh lebih menarik. Mereka sangat luar biasa. Salah satunya memiliki gigi taring geser. Mereka sangat aneh, "katanya.

Penggalian di situs Rawa Lancefield akan selesai pada hari Sabtu (26/11), ketika sebuah festival megafauna akan mulai. Selama akhir pekan, orang dapat melihat fosil ditemukan dan mengunjungi situs penggalian.

Diterjemahkan pada pukul 15:35, 27/11/2016, oleh Iffah Nur Arifah dari artikel Bahasa Inggris disini.


(nwk/nwk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed