Sebagian besar anggota kelompok ini adalah warga Australia atau keturunan Indonesia yang jatuh hati dengan alunan musik gamelan.
Salah satunya adalah Tessa Woollett, yang sudah berlatih gamelan dalam setahun terakhir.
"Karena saya memiliki darah Indonesia, nenek saya... dari Yogyakarta, jadi bagi saya ini seperti kembali pada akar keluarga saya," ujar Tessa.
Pelatih dari kelas gamelan ini adalah Soegito Hardjodikoro yang sudah puluhan tahun
"Saya lebih senang karena mereka ini disiplin dan betul-betul belajar, lihat saat mereka tampil di acara pementasan wayang, aransemennya bukan main," kata Soegito.
Warga Australia atau warga Indonesia yang tinggal di Canberra dan tertarik dengan kesenian tradisional Indonesia ini, dapat bergabung dan berlatih dengan cuma-cuma.
(bag/bag)











































