Dua Perusahaan Makanan di Australia Didenda Akibat Klaim Menyesatkan

Dua Perusahaan Makanan di Australia Didenda Akibat Klaim Menyesatkan

Australia Plus ABC - detikNews
Senin, 11 Jul 2016 18:37 WIB
Dua Perusahaan Makanan di Australia Didenda Akibat Klaim Menyesatkan
Jakarta -

Dua perusahaan makanan ringan raksasa di Australia mendapat teguran keras dari pengawas konsumen atas klaim produk mereka cocok bagi anak sekolah.

Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC) menjatuhkan sanksi denda kepada dua perusahaan yakni Unilever Australia dan The Smith's Snackfood masing-masing sebesar $10.800 atau lebih dari Rp100 juta atas klaim makanan sehat yang menyesatkan.

Unilever mengklaim es krim Paddle Pop pelangi mereka telah disetujui oleh pihak kantin sekolah dan paket produknya memasukkan logo di bagian depan, belakang dan salah satu sisinya dengan kalimat "Disetujui beredar oleh kantin sekolah" dengan simbol yang tebal.

Sedangkan makanan ringan Supreme Pizza dari The Smith juga digambarkan dalam paket itu sebagai produk yang telah memenuhi pedoman kantin sekolah dengan menggunakan logo dan gambar roti lapis (sandwich) dan sebuah apel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ACCC menyatakan kemasan kedua produk ini memang memuat pernyataan (disclaimer) yang menyatakan kalau kedua produk ini telah memenuhi serangkaian kriteria sesuai pedoman kantin sekolah, yang artinya kedua produk ini memiliki kandungan gizi bermanfaat dan juga tinggi kandungan energi serta lemak jenuh maupun garam.

Namun pengawas menilai pernyataan ini kecil dan diletakan di sisi lain dari paket itu dan dekat dengan logo. Komisioner ACCC, Sarah Court mengatakan pengawas memastikan klaim kesehatan yang dilakukan oleh perusahaan besar akurat dan tidak menyesatkan konsumen.

"ACCC meyakini kedua perusahaan ini telah menggunakan logo yang mengklaim kalau kedua produk ini merupakan pilihan yang sehat bagi kantin sekolah untuk diberikan kepada anak-anak murid, padahal tidak," katanya.

"Pengelola kantin sekolah, orang tua dan perawat anak mengandalkan kemasan produk dan pelabelan ketika memilih makanan ringan yang sehat bagi anak-anak,"

Unilever dan Smith's telah mengaku kepada ACCC kalau mereka akan menghentikan penggunaan logo mereka dalam mengemas produk makanan ringan untuk kantin sekolah.

ACCC mengambil langkah ini menyusul keluhan yang dilakukan kelompok konsumen, Choice.

Pedoman Kantin Sekolah Sehat (NHSC) disusun oleh Departemen Kesehatan pada tahun 2010 untuk menyediakan pelatihan dan pedoman bagi pengelola kantin-kantin sekolah.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini

Diterjemahkan Pukul 17.28 WIB, 11/7/2016, oleh Iffah Nur Arifah.

(nwk/nwk)


Berita Terkait