Iftar di Monash University, Merasakan Nasi Biryani

Iftar di Monash University, Merasakan Nasi Biryani

Sumbangan Tulisan: Nur Fadilah - Australia Plus Indonesia - detikNews
Jumat, 17 Jun 2016 11:18 WIB
Iftar di Monash University, Merasakan Nasi Biryani
Foto: Monash University Islamic Society (MUIS) menggelar iftar yang dihadiri ratusan mahasiswa di kampus Clayton, Melbourne, Kamis (16/6/2016) malam. Foto: Kiriman/Nur Fadilah
Melbourne - Ratusan mahasiswa Muslim beserta keluarga dan kolega berkumpul di Main Dining Hall Monash University, Melbourne, Kamis malam (16/6). Mereka hadir dalam rangka annual iftar yang terdiri dari acara buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah yang diadakan oleh Monash University Islamic Society (MUIS).

Kegiatan yang diadakan dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan sesama mahasiswa muslim di lingkungan Monash University ini, bisa dikatakan berhasil dalam menarik perhatian para mahasiswa meski cuaca dingin 8 derajat yang menyelimuti kota Melbourne sore itu. Antusiasme mengikuti kegiatan iftar ini tampaknya juga dirasakan oleh para mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Monash University.

Hidangan nasi Biryani menjadi menu utama iftar. Foto: Kiriman/Nur Fadilah


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang mahasiswi Indonesia asal Palembang, Rina Febrina, yang saat ini sedang menempuh pendidikan Master of Education di Monash University mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik mengingat Ramadan kali ini harus dia jalani jauh dari dari keluarga.

Dia mengatakan, dengan adanya kegiatan ini dia yakin mampu memupuk tali silaturahim dengan sesama mahasiswa Muslim di lingkungan Monash University.

Suasanan kekeluargaan juga sangat nampak menghiasi acara iftar ini. Sesaat setelah tiba di tempat acara, para mahasiswa yang hadir duduk di tempat yang telah ditata sedemikian rupa yang memungkinkan para mahasiswa untuk saling bertegur sapa.

Ketika azan dikumandangkan, para mahasiswa langsung berkesempatan menikmati sajian takjil, yakni kurma, kue bolu dan brownies, dan aneka buah-buahan. Usai salat Magrib, para mahasiswa kemudian menikmati hidangan makan malam berupa nasi biryani ayam dan salad.


Selain iftar hari Kamis (16/6/2016), MUIS berencana masih akan menggelar dua iftar lagi sebagai bagian kegiatan Ramadan. Foto: Kiriman/Nur Fadilah


Hal ini juga ditanggapi secara antusias oleh Bulqia Masud yang juga mahasiswi di Faculty of Education di Monash University. "Karena hadir di acara ini akhirnya saya dapat merasakan hidangan nasi Biryani untuk pertama kalinya. Acara ini memungkinan saya untuk mengenal makanan khas dari negara lain," kata wanita yang akrab dipanggil Qia yang berasal dari Sulawesi Barat ini.

Kegiatan annual iftar oleh Monash University Islamic Society (MUIS) ini diagendakan akan dilaksanakan sebanyak tiga kali selama bulan Ramadan tahun ini. Jadwal iftar selanjutnya akan diadakan 23 dan 30 Juni 2016 mendatang.

* Nur Fadilah adalah mahasiswa Program Master of Nursing pada Monash University, Melbourne. Tulisan ini merupakan pendapat pribadi. (nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads