Kegiatan yang diadakan dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan sesama mahasiswa muslim di lingkungan Monash University ini, bisa dikatakan berhasil dalam menarik perhatian para mahasiswa meski cuaca dingin 8 derajat yang menyelimuti kota Melbourne sore itu. Antusiasme mengikuti kegiatan iftar ini tampaknya juga dirasakan oleh para mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Monash University.
Hidangan nasi Biryani menjadi menu utama iftar. Foto: Kiriman/Nur Fadilah |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, dengan adanya kegiatan ini dia yakin mampu memupuk tali silaturahim dengan sesama mahasiswa Muslim di lingkungan Monash University.
Suasanan kekeluargaan juga sangat nampak menghiasi acara iftar ini. Sesaat setelah tiba di tempat acara, para mahasiswa yang hadir duduk di tempat yang telah ditata sedemikian rupa yang memungkinkan para mahasiswa untuk saling bertegur sapa.
Ketika azan dikumandangkan, para mahasiswa langsung berkesempatan menikmati sajian takjil, yakni kurma, kue bolu dan brownies, dan aneka buah-buahan. Usai salat Magrib, para mahasiswa kemudian menikmati hidangan makan malam berupa nasi biryani ayam dan salad.
Selain iftar hari Kamis (16/6/2016), MUIS berencana masih akan menggelar dua iftar lagi sebagai bagian kegiatan Ramadan. Foto: Kiriman/Nur Fadilah |
Hal ini juga ditanggapi secara antusias oleh Bulqia Masud yang juga mahasiswi di Faculty of Education di Monash University. "Karena hadir di acara ini akhirnya saya dapat merasakan hidangan nasi Biryani untuk pertama kalinya. Acara ini memungkinan saya untuk mengenal makanan khas dari negara lain," kata wanita yang akrab dipanggil Qia yang berasal dari Sulawesi Barat ini.
Kegiatan annual iftar oleh Monash University Islamic Society (MUIS) ini diagendakan akan dilaksanakan sebanyak tiga kali selama bulan Ramadan tahun ini. Jadwal iftar selanjutnya akan diadakan 23 dan 30 Juni 2016 mendatang.
* Nur Fadilah adalah mahasiswa Program Master of Nursing pada Monash University, Melbourne. Tulisan ini merupakan pendapat pribadi. (nwk/nwk)












































Hidangan nasi Biryani menjadi menu utama iftar. Foto: Kiriman/Nur Fadilah
Selain iftar hari Kamis (16/6/2016), MUIS berencana masih akan menggelar dua iftar lagi sebagai bagian kegiatan Ramadan. Foto: Kiriman/Nur Fadilah