Goodfellow merupakan pejabat Pemkot Wyndham di pinggiran Melbourne yang mencakup daerah Werribee, Tarneit, dan Point Cook.
Dia merupakan salah seorang komuter di Australia yang memposting foto-foto ke akun Instagram untuk menunjukkan perlunya pembangunan infrastruktur jalan bagi wilayah pinggiran yang semakin berkembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Goodfellow menyatakan situasi kemacetan yang diposting ke Nightmare Commute Day itu sama saja dengan situasi di hari lainnya.
"Ini merupakan hari yang normal bagi 1,2 juta warga Melbourne dan 5 juta warga Australia, yang tinggal di wilayah pinggiran yang terus berkembang di negara kita ini," katanya kepada wartawan ABC Red Symons.
"Ini adalah pengalaman sehari-hari saat berangkat ke kota untuk kerja, sekolah, memenuhi janji," katanya.
Goodfellow mengatakan komuter dari wilayah pinggiran yang terus berkembang mengalami macet baik di jalan raya maupun jika menggunakan angkutan umum.
"Transportasi kita buruk," katanya,
"Jika kebijakan pemerintah ingin memindahkan penduduk ke wilayah pinggiran yang berkembang, maka infrastrukturnya perlu mengimbangi laju populasi," ucapnya.
Dia mengatakan tujuan kampanye Fund Our Future adalah mendesak Pemerintah Federal untuk membentuk dana infrastruktur nasional.
Goodfellow menyatakan dana ini diperlukan "untuk mengatasi kekurangan infrastruktur senilai miliaran dollar yang dialami wilayah pinggiran".
Menurut Goodfellow, pemkot tempatnya bekerja telah berupaya keras mengatasi kemacetan lalu-lintas yang dialami warga setempat.
"Berbagi kendaraan merupakan salah satu upaya yang dipertimbangkan oleh pemkot," katanya.
Dia mengatakan, dengan kesempatan kerja yang lebih dekat dengan rumah akan mengurangi beban jalan raya ke kota.
Dikatakan bahwa daerah Werribee akan menampung sekitar 60 ribu lapangan kerja. "Hal ini bisa membantu mengurangi kemacetan," katanya. (nwk/nwk)











































