Pabrik Pengolahan Air di Sydney Manfaatkan Limbah Makanan Jadi Sumber Energi

Pabrik Pengolahan Air di Sydney Manfaatkan Limbah Makanan Jadi Sumber Energi

Australia Plus Indonesia - detikNews
Selasa, 31 Mei 2016 13:22 WIB
Pabrik Pengolahan Air di Sydney Manfaatkan Limbah Makanan Jadi Sumber Energi
Foto: Cairan yang berasal dari sisa makanan ditambahkan ke mesin yang kemudian akan memprosesnya membuat gas metana. ABC News: Nick Dole
Sydney - Sisa potongan sayuran, daging, roti bekas dan sisa makanan lainnya akan digunakan oleh perusahaan pengelola air di Sydney – Sydney Water sebagai salah satu sumber energi di pabrik pengolahan limbahnya.

Limbah makanan yang berasal dari berbagai pebisnis lokal itu akan dicairkan dalam mesin penghancur yang mirip blender raksasa, sebelum diangkut ke pabrik pengolahan limbah cair milik Sydney Water di Cronulla.

Sampah tersebut kemudian akan digunakan oleh mesin yang menghasilkan gas metana. Gas Metana ini kemudian akan diumpankan ke mesin yang menghasilkan listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Analis utama di Sydney Water untuk Efisiensi Ekononomi, Phil Woods mengatakan limbah makanan dan lumpur limbah telah membantu mengurangi tagihan listrik pabrik pengolahan air mereka.

"Lebih dari 60 persen kebutuhan energi di pabrik penghasil energi listrik kami menggunakan biogas," katanya.

Sebagai bagian dari percobaan yang dilakukan Sydney Water, 150.000 tong sampah berisi limbah makanan akan dikumpulkan dari para pebisnis lokal.

Tony Manno, seorang pemilik toko buah di Cronulla, mengaku sekarang dia bisa mencairkan limbah buah dan sayurannya di lokasi tokonya langsung, tanpa harus mengirimnya ke tempat pembuangan akhir (TPA).

"Sebelumnya, biasanya akan ada yang mengambil tong sampah kami dua atau 3 kali sepekan," katanya.

"Biaya untuk persenan untuk mengangkut sampah-sampah ini sangat mahal, jadi sekarang dengan cara ini limbah buah dan sayur saya bisa lebih dimanfaatkan".

Menteri Perairan NSW Niall Blair mengatakan Pemerintah NSW akan memantau ketat hasil dari ujicoba ini.

"Ini merupakan inisiatif yang sangat baik yang kami kira akan bisa berlangsung dengan baik dan sesuatu yang di masa depan akan bisa diterapkan di jaringan lain," katanya. (nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads