Acara yang diberi nama "Fine Dining Indonesian Cuisine and Collosal Cultural Performance of Indonesia" menampilkan berbagai masakan Indonesia dan kemudian mereka yang hadir dihibur oleh berbagai pertunjukkan seni dan budaya asal Indonesia.
Mereka yang hadir harus membayar antara 80 sampai 100 dolar Australia (sekitar Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pertunjukkan yang ditampilkan: Tari Bali (Foto: Astrid Vasile via Australia Plus) |
Salah seorang yang hadir Astrid Vasile memberi apresiasi besar dengan terselenggaranya acara tersebut.
"Yang hadir banyak dan sebagian besar adalah warga bukan Indonesia, yang memang menjadi sasaran dari acara tersebut." kata Astrid kepada wartawan ABC Australia Plus Indonesia, L. Sastra Wijaya.
Wakil Menteri Pariwsata Indonesia I Gde Pitana (berbatik merah) dan Konjen RI di Perth Ade Padmo Sarwono (kanan) (Foto: Astrid Vasile via Australia Plus)) |
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Menteri Pariwisata untuk Turis Internasional I Gde Pitana dan Konjen RI di Perth Ade Padmo Sarwono.
Gde Pitana juga menyambut baik acara tersebut.
"Perencanaan acara tampak matang. Makanan yang disajikan dan fashion show yang menampilkan pakaian dari berbagai daerah di Indonesia sangat bagus." katanya.
Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari kegiatan Wonderful Indonesia dimana sekarang sedang digalakkan agar turis-turis luar Indonesia mengetahui adanya 10 destinasi baru, selain Bali.
Makanan Indonesia yang ditampilkan dalam acara di Perth (Foto: Astrid Vasile via Australia Plus) |
(nwk/nwk)












































Salah satu pertunjukkan yang ditampilkan: Tari Bali (Foto: Astrid Vasile via Australia Plus)
Wakil Menteri Pariwsata Indonesia I Gde Pitana (berbatik merah) dan Konjen RI di Perth Ade Padmo Sarwono (kanan) (Foto: Astrid Vasile via Australia Plus))
Makanan Indonesia yang ditampilkan dalam acara di Perth (Foto: Astrid Vasile via Australia Plus)