Siswa SMA di Australia Lakukan Praktikum Lewat Diskusi dengan Penulis Ternama

Siswa SMA di Australia Lakukan Praktikum Lewat Diskusi dengan Penulis Ternama

Australia Plus ABC - detikNews
Senin, 16 Mei 2016 21:01 WIB
Siswa SMA di Australia Lakukan Praktikum Lewat Diskusi dengan Penulis Ternama
Foto: Australia Plus ABC
Jakarta - Ratusan siswa SMA di Australia dipertemukan dengan sejumlah penulis dan komentator sosial, dalam sebuah inisiatif yang dirancang untuk menstimulasi naluri pembelajaran mereka di luar kelas.

Mereka menghadiri sejumlah sesi dalam Festival Penulis Sydney (SWF) yang menampilkan sejumlah pemikir dinamis, dari para penulis internasional ternama, hingga penerima penghargaan Nobel dan pemenang penghargaan Academy Award atau Oscar.

Dinamakan 'Best of The Fest', acara ini terselenggara berkat kemitraan baru antara serikat guru 'BOSTES', Dewan Studi New South Wales, serta lembaga Standar Pengajaran dan Pendidikan.

"Ada banyak nilai yang dipetik dengan membawa siswa kami ke hal-hal seperti ini. Ini memberi mereka kesempatan untuk mendengar pemikiran paling bersemangat di Australia dan mengetahui ide-ide di luar kelas," kata guru SMA Albion Park, Belinda Shaw.

Program perdana, yang dirancang khusus untuk siswa kelas 1-3 SMA, ini dimulai dengan percakapan antara Direktur Seni dari teater 'Bell Shakespeare', Peter Evans, dengan penulis lagu Paul Kelly, yang menyanyikan beberapa soneta Shakespeare.

"Itu benar-benar menarik minat Anda dan membuat Anda ingin mendengar lebih banyak dan lebih tahu," ungkap Kiara Astbury, siswa kelas 2 dari SMA Albion Park.

Sementara itu, siswa lainnya merasa pengalaman ini akan memberi mereka keunggulan penting dalam masa-masa SMA.

"Ini benar-benar membuka mata dan wawasan -latar belakang pada interpretasi," tutur Dylan Foskett, siswa kelas 3 dari SMA Aquinas di Menai.

Namun program ini tak hanya tentang memberi praktek pada pelajaran bahasa Inggris.

Sejumlah sesi lainnya dirancang untuk melibatkan siswa dalam kurikulum SMA.

Dalam salah satu percakapan terbuka -yang membahas mata pelajara Kewarganegaraan, jurnalis Stan Grant, sutradara film Eva Orner dan penulis Alice Pung membicarakan efek rasisme, pengungsi dan imigrasi terhadap politik dan masyarakat Australia.

"Pendidikan merupakan bagian integral dari struktur budaya masyarakat kami, dan acara 'The Best of the Fest' adalah cara untuk memperkenalkan siswa kepada dunia gagasan orang dewasa," ujar Presiden BOSTES, Tom Alegounaria.

Novelis ternama dunia asal Irlandia, John Boyne -yang menulis The Boy In The Striped Pyjamas, terkesan dengan para penonton.

"Pertanyaan pertama yang diajukan kepada saya adalah tentang konflik Israel-Palestina, itu menunjukkan seberapa baik mereka mengikuti berita," tuturnya.

"Ini adalah orang-orang yang akan menjalankan dunia dalam waktu 20 tahun ke depan, sehingga semakin cepat kami bisa melibatkan mereka pada topik dewasa yang serius, itu lebih baik," pendapatnya.

SWF juga merangsang penjualan buku, sehingga inisiatif ini tak sepenuhnya altruistik.

"Yah, mereka adalah pembaca masa depan kami dan penonton masa depan festival kami," kata Direktur Artistik SWF, Jemma Birrell.

Banyak remaja yang tertarik untuk kembali ke sini ketika mereka dewasa nanti.

"Saya sangat gembira berada di sini," kata Callista Heron, pelajar kelas 1 dari SMA Gosford.

"Ini membantu mengembangkan pengalaman saya sendiri untuk menjadi penulis yang lebih baik dan mudah-mudahan duduk di sana menandatangani buku saya sendiri," akunya. (nwk/nwk)




Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads