Tapak tangan dan lengan wanita ditemukan di dalam perut seekor buaya yang berhasil ditangkap di daerah Kimberley, Australia Barat, pekan lalu. Buaya ini diburu petugas dan akhirnya berhasil ditangkap setelah menyerang dan menggigit lengan seorang wanita.
Petugas taman dan satwa setempat membedah perut buaya itu untuk memastikan bahwa hewan buas inilah yang menyerang Karen Prior (68) di daerah Three Mile Creek pada Rabu pekan lalu.
Tokoh masyarakat Balangarra Aboriginal Corporation, Ronnie Morgan, Kurt Hunter serta Daks Thompson membantu menangkap buaya yang menyerang seorang wanita. (Foto: Kiriman/Coralie Morgan)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karen kehilangan lengannya setelah digigit seekor buaya, dan kini sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Royal Darwin Hospital.
Petugas satwa Peter Carstairs mengatakan buaya tersebut berhasil ditangkap Kamis malam, sehari setelah kejadian.
"Kami telah melumpuhkan buaya itu dan mengeluarkan tapak tangan dan lengan korban dari perut buaya," jelasnya.
"Binatang ini telah dianggap sebagai masalah sehingga kami terpaksa membunuhnya. Kami juga memastikan inilah buaya pelaku penyerangan itu," tambah Carstairs.

Penangkapan buaya di daerah Three Mile Creek. (Foto: Kiriman/Coralie Morgan)
Carstairs menjelaskan lokasi kejadian memang merupakan habibat buaya air asin tersebut. Para petugas kemudian memasang sejumlah perangkap untuk mencegah adanya buaya lain yang mencoba mengambil-alih lokasi tersebut. (nwk/nwk)











































