Pemerintah Wilayah Utara Australia (NT) memberikan 4 kerbau Riverine kepada Pemerintah Indonesia. Kerbau-kerbau itu akan digunakan di sejumlah peternakan kerbau Indonesia untuk meningkatkan produksi daging dan susu kerbau di negara tetangga Australia ini.
Menteri Industri Primer NT, Willem Westra van Holthe, berharap, langkah ini juga akan memperkuat hubungan antara Australia dan Indonesia.
Ia mengatakan, kerbau tersebut mewakili 20 tahun penelitian di peternakan Beatrice Hill milik Departemen Industri Primer NT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan memberikan kualitas daging yang lebih baik, daging yang akan tumbuh lebih cepat pada tulang dan juga bisa digunakan untuk susu," tambahnya.
Konsul Jenderal RI, Andre Omer Siregar, menerima kerbau-kerbau itu di Darwin atas nama Pemerintah Indonesia.
Ia mengatakan, kerbau itu akan memiliki nilai besar dalam membangun kapasitas produksi ternak kerbau di Indonesia.
"Ini adalah langkah yang sangat baik dari kerjasama yang kuat. Kami membangun pasokan kerbau dan sapi yang lebih kuat,β tuturnya.
Konjen Andre mengemukakan, "Ketika Anda berbicara tentang kerjasama ternak sapi antara Australia dan Indonesia, kita melihat ke Wilayah Utara Australia, mitra sangat dekat kami yang telah melalui pasang surut pengembangan pasokan sapi di Indonesia."
(nwk/nwk)











































