Salah seorang warga bernama Stacey Molloy menjadi korban. Pohon hias di pekarangan rumahnya di daerah Bassendean, Perth, digondol maling.
"Akhir pekan lalu saat kami bangun pagi, suami saya tanya apakah saya sengaja menggali pekarangan depan," kata Molloy kepada ABC.
"Ternyata tujuh pohon tanaman yang berbaris di sepanjang pagar depan telah hilang semua. Padahal itu bukan pohon yang mahal,' katanya.
Mereka mengira ini pasti perbuatan orang iseng yang mabuk, makanya mereka lalu membeli tanaman baru.
"Tapi hari berikutnya, semua tanaman baru itu pun juga hilang," kata Molloy lagi.
Karena jengkel, Molloy memasang tulisan besar-besar di pagar depan, "berhenti mencuri pohon kami, malu dong!"
Para tetangga yang melihat tulisan tersebut kemudian berdatangan dan menceritakan bahwa mereka pun mengalami nasib sama.
"Paling tidak lima rumah tetangga saya juga kecurian dan pohon-pohon mereka justru yang mahal-mahal," kata Molloy.
Pejabat kota setempat bernama Bob Jarvis mengatakan pencurian tanaman di taman-taman kota telah menjadi isu serius dan setiap tahunnya ratusan pohon hilang dicuri.
"Beberapa bulan lalu kami menanami pinggiran jalan Old Perth Road dan seluruh pohon dicuri bahkan termasuk rumput yang baru dipasang,' jelas Jarvis.
Ia menduga, pelaku pencurian ini kemungkinan menjual kembali pohon-pohon jarahannya di pasar-pasar dadakan.
Ia mengaku telah melaporkan hal ini kepada polisi namun pihak berwajib justru mengaku kesulitan untuk menangkap pelaku.
(Nograhany Widhi K/Nograhany Widhi K)











































