Amnesty International Australia Berharap Indonesia Hapuskan Hukuman Mati

Amnesty International Australia Berharap Indonesia Hapuskan Hukuman Mati

- detikNews
Senin, 27 Apr 2015 16:00 WIB
Jakarta - Kantor Amnesty International Australia yang berada di Sydney akan menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan anti hukuman mati yang mengancam dua warga Austalia di Indonesia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

Salah satu kampanye Amnesty International Australia
Salah satu kampanye Amnesty International Australia
Rencananya aksi solidaritas akan digelar di kawasan Blues Point Reserve, Sydney.

Kota ini dipilih Amnesty International karena merupakan kota kelahiran kedua terdakwa mati yang terlibat penyelundupan narkoba.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Acara akan digelar pada hari Senin (27/04) usai pukul 5 sore waktu setempat.

Seperti yang disebutkan dalam situsnya, pihak Amnesty Internasional akan menggelar aksi solidaritas dengan ribuan bunga.

"Terima kasih kepada semuanya yang telah membeli bunga, dukungan Anda akan membantu kami memberikan pesan solidaritas bagi mereka yang menghadapi hukuman mati," tulis Amnesty International di situsnya.

Tercatat sudah ada 13 ribu bunga yang dibeli oleh warga Sydney dan pendukung Amnesty International di Australia.

Bunga-bunga ini bisa dibeli dengan harga $3 atau sekitar Rp 30.000 atau bisa juga dengan memberikan sumbangan berapa pun nilainya untuk Amnesty International.

Para pekerja dan relawan Amnesty International juga mengundang warga Sydney untuk bisa hadir dalam aksi solidaritas tersebut.

Tidak hanya untuk menyampaikan doa dan dukungan moril bagi Sukumaran dan Chan. Amnesty International Australia pun berharap Indonesia hapuskan hukuman mati.

"Suara dan aksi kita bisa memiliki kekuatan besar. Lebih dari 140 negara di seluruh dunia telah menghapuskan hukuman mati. Tidak terlambat bagi Indonesia untuk juga mengikuti langkah ini."


(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads