Menteri Julie ;Bishop memberikan penilaian positif terhadap pendekatan Iran dalam proses negosiasi pengekangan program nuklirnya.
Seperti diketahui Bishop dalam kunjungannya ke Iran melakukan pembicaraan tingkat tinggi pertama antara Australia dan Iran dalam kurun waktu lebih dari satu dekade. Menlu Bishop telah bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani, Sabtu (18/4).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bishop mengatakan dia meyakini perjanjian yang menuai kritik dari Israel itu merupakan perjanjian kesepakatan yang seimbang.
Berdasarkan Persetujuan Kerangka Kesepakatan ini, Iran setuju untuk secara signifikan menekan jumlah fasilitas program pengayaan nuklirnya menjadi hanya 6.104 dari semula 19.000. Selain itu Iran hanya akan mengoperasikan 5.060 fasilitasnya di bawah kesepakatan nuklir yang menyeluruh.
Sebagai imbalannya, Iran secara bertahap akan mulai menerima bantuan dari sanksi nuklir AS dan Uni Eropa.
Kerangka kesepakatan ini juga menuai kontroversi di kalangan garis keras di Teheran.
Namun demikian Bishop mengatakan sikap optimistis Presiden Rouhani didorong oleh pandangannya bahwa kesepakatan ini dilandasi niat baik Iran dan negara super power dan telah mengandung sejumlah klausul imbal balik yang pantas.
(nwk/nwk)










































