Pesawat MH370 hilang tanpa jejak pada Maret tahun lalu namun diyakini jatuh tenggelam di Samudera Hindia di bagian Barat pesisir Australia.
Empat kapal milik perusahaan teknisi Belanda Fugro yang dilengkapi dengan pesawat tanpa awak didalam air yang canggih telah melakukan pencarian di lebih dari 60 persen hamparan dasar laut seluas 60.000 kilometer persegi yang telah ditetapkan sebagai kawasan prioritas tertinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika pesawat tidak dapat ditemukan di wilayah pencarian saat ini, menteri sepakat untuk memperpanjang pencarian dengan tambahan 60.000 kilometer persegi untuk meningkatkan area pencarian menjadi 120.000 kilometer persegi dan dengan demikian menutupi seluruh area probabilitas tertinggi yang diidentifikasi oleh analisis pakar," kata mereka dalam pernyataan bersama.
"Para menteri mengakui penambahan wilayah pencarian ini penyelesaiannya bisa memakan waktu sampai satu tahun mengingat kondisi cuaca buruk di musim dingin yang akan datang. "
Truss mengatakan pemerintah akan memastikan pencarian menyeluruh.
Namun otoritas dari ketiga negara ini tampaknya menyiratkan penambahan area pencarian ini sepertinya akan menjadi kesempatan terbaik terakhir untuk menemukan pesawat.
"Setelah menyelesaikan tambahan 60.000 kilometer persegi, semua area pencarian probabilitas tinggi akan telah tertutup," kata mereka dalam pernyataan.
Tidak ada jejak yang berhasil ditemukan dari pesawat Boeing 777 yang menghilang Maret lalu dengan membawa 239 penumpang dan awak, termasuk enam warga Australia. Kasus hilangnya pesawat MH370 ini telah menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah penerbangan.
(nwk/nwk)











































