PPIA menggelar olimpiade (OLYMPPIA) setiap dua tahun sekali dengan mempertandingkan tujuh cabang olahraga, diantaranya bulutangkis, basket, tenis meja, dan futsal.
OLYMPPIA juga menggelar sejumlah kontes seni dan budaya, di antaranya kontes menyanyi, menari, dan fotografi. Ada sekitar 120 pelajar yang ikut serta dalam OLYMPPIA pada tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menpora Imam Nahrawi saat membuka OLYMPPIA di Wollongong, New South Wales. Foto: Facebook, KBRI Canberra.;Menpora Imam Nachrawi menyambut baik pertandingan olahraga yang dilakukan antarpelajar Indonesia yang berada di seluruh Australia tersebut.
"[Saya] berharap ada yang berpotensi menjadi atlet-atlet handal bagi kontingen Indonesia di berbagai event olahraga internasional," ujar Imam, seperti yang dikutip dari situs Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Pelajar Indonesia yang tergabung dalam tim New South Wales (NSW) berhasil keluar menjadi juara umum OLYMPPIA 2015. Tim NSW salah satunya memenangkan pertandingan bulutangkis lewat penampilan Jesicca Putri dan Elisa Handayani Handoyo di nomor ganda putri.
Keduanya berhasil mengalahkan pasangan putri asal Kawasan Ibu Kota Australia (ACT).
Tim pelajar Indonesia dari NSW menjadi juara umum OLYMPPIA 2015. Foto: Facebook, PPIA.;Di cabang sepakbola, tim Garuda FC yang diwakili pelajar Indonesia di negara bagian Victoria memenangkan pertandingan dengan skor akhir 2-0.
Tim pelajar Indonesia dari Australia Selatan berhasil keluar juara di nomor ganda putra bulutangkis, tenis tunggal putra, tenis meja ganda putra. Perwakilan Australia Selatan pun memenangkan juara pertama untuk lomba Tari Saman dan Tim terkompak dan terheboh.
OLYMPPIA telah diselenggarakan sebanyak lima kali sejak tahun 2006 lalu.
"Saya berharap OLYMPPIA dapat menjadi ajang silaturahmi yang dapat meningkatkan persaudaraan sesama anggota [pelajar Indonesia di Australia]," ujar Ahmad Almaududy Amrin, yang akrab disapa Dudy, Ketua PPIA kepada Erwin Renaldi dari ABC International.
"Meningkatkan kepedulian sesama dan menjadi ajang sharing experience tentang kegiatan mahasiswa khususnya di bidang seni dan olahraga," tambah Dudy.
Dudy juga mengatakan di masa depan OLYMPPIA diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet yang dapat mewakili Indonesia di ajang internasional.
Dari situs resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra, Menpora berharap ke depannya akan ada olimpiade pelajar Indonesia di tingkat dunia, dan pemerintah Indonesia akan mendukungnya jika harapannya bisa dilaksanakan.
Selain membuka OLYMPPIA, Menpora juga sempat berkunjung ke Sydney Olympic Games Park. Di komplek olahraga ini, Menpora sempat melihat gelanggang renang yang digunakan Sydney saat menjadi tuan rumah olimpiade di tahun 2000.
Kunjungan Menpora untuk melihat fasilitas-fasilitas olahraga ini berkaitan dengan rencana Indonesia sebagai penyelenggara Asian Games 2018.
(nwk/nwk)











































