Sesumbar akan Menyikut Presiden Putin, PM Tony Abbott Dikecam

Sesumbar akan Menyikut Presiden Putin, PM Tony Abbott Dikecam

- detikNews
Rabu, 15 Okt 2014 10:31 WIB
Jakarta -

Rusia menyesalkan pernyataan Perdana Menteri Tony Abbott yang akan "menyikut" Presiden Vladimir Putin terkait penembakan pesawat MH17 di Ukraina yang menewaskan 38 warga Australia.

PM Abbott sebelumnya menegaskan, ia akan menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait penembakan pesawat MH17 kepada Presiden Putin dalam pertemuan G20 di Brisbane, November mendatang.

Rencana mengajukan pertanyaan ke Putin itu, oleh PM Abbott diistilahkan sebagai "shirtfront", istilah dalam olahraga footy yang khas Australia, dimana pemain menyikut pemain lawan (selengkapnya baca di tautan ini).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan ini ditanggapi Alexander Odoevskiy, diplomat Rusia di Australia. "Tidak ada gunanya mendengarkan pernyataan semacam itu," katanya kepada ABC.

Rusia, kata Odoevskiy, sama sekali tidak mengharapkan adanya kontak fisik kedua pemimpin pemerintahan, dalam pertemuan negara-negara G20 tersebut.

"Lagipula, sejauh ini tidak ada rencana untuk mengadakan pertemuan bilateral antara Rusia dan Australia dalam forum itu," katanya. "Jadi, kami tidak tahu kapan dan dimana PM Abbott akan menyikut Presiden Putin."

"Dalam pandangan saya, pernyataan yang personal dan bahkan mengacu ke tindakan fisik itu tidak lazim dalam dunia diplomasi," kata Odoevskiy.

"Presiden Putin saat ini mempersiapkan diri menghadiri pertemuan di Brisbane," tambahnya. "Fokusnya pada isu-isu ekonomi."

Odoevskiy mengakui, ia sempat mempelajari istilah "shirtfront" atau "menyikut" yang digunakan PM Abbott itu.

"Ya, istilah ini digunakan dalam football Australia, sangat dipahami oleh orang Australia, tapi tidak begitu dimengerti oleh orang di luar negeri," katanya.

"Setelah saya pelajari, ternyata istilah "menyikut" ini tidak lagi digunakan dewasa ini. Ini istilah kuno," paparnya.

(gah/gah)


Berita Terkait