Sejumlah rumah sakit di Sydney, Australia, dalam waktu dekat akan menerapkan penggunaan printer tiga dimensi (3D) guna membantu para dokter dalam mengoperasi para pasien penderita penyakit jantung.
Meskipun teknologi printer 3D semakin popular saat ini, namun sejauh ini belum pernah dimanfaatkan untuk membantu diagnosa dan penanganan pasien RS di Australia.
Replika jantung pasien berukuran sebenarnya akan diprint sehingga memberi gambaran nyata bagi para dokter, dan memberi mereka berbagai pilihan berbeda sebelum menjalankan operasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βJika anda bisa memegang model 3D dari jantung pasien, dan merencanakan operasi lebih awal, saya kira akan sangat membantu dalam prosedur operasi yang rumit," katanya kepada ABC.
Dengan teknik ini, prosedur operasi bisa dilatih lebih dahulu sebelum operasi yang sebenarnya, sehingga diharapkan bisa mengurangi kematian pasien dan waktu operasi bagi penderita penyakit jantung.
Dan, kata Dr Otton, pasien juga dibolehkan menyimpan replika jantungnya sebagai kenang-kenangan.
(gah/gah)











































