Dengan terus meningkatnya populasi kota Brisbane dan ruang ekonomi menjadi sangat mahal, akankah kuburan digusur untuk dijadikan tempat tinggal?
Dulu Brisbane merupakan sebuah kota tua bernuansa pedesaan, tetapi belakangan kota ini telah berkembang pesat menuju status 'kota besar dunia'.
Penduduk kota Brisbane diperkirakan akan mencapai tiga juta jiwa pada tahun 2031, membuat para perencana kota berpikir keras membuat perencanaan yang melihat ke depan tanpa melupakan masa lalunya.
Di Melbourne, para developer dan penduduk melangkah dengan pembangunan di sebuah pemakaman yang dekat dengan pusat kota, namun akankah Brisabane membangun pemukiman di atas lahan makam.
Dengan terus berkembangnya kawasan perkotaan, akankah setiap jengkal lahan, bahkan kuburan menjadi pertimbangan?
Presiden Asosiasi Kuburan dan Krematorium Queensland David Molloy mengatakan di bahwa di negara bagian ini pemakaman mempunyai sistem yang berbeda dari negara bagian lainnya di Australia.
Di negara bagian seperti Australia Selatan, ijin pemakaian makam berlaku selama 25-50 tahun.
"DI Queensland, tidak ada pemda maupun operator makam swasta yang memperkenalkan sistem berbasis tahunan tersebut. Kita mengacu bahwa pemakaman adalah untuk selamanya," tuturnya.
Dan di bawah hukum Queensland, 'selamanya' diterjemahkan sebagai 80 tahun.
Dia mengatakan memperkenalkan pembatasan masa (ijin pemakaman) menjadi lebih pendek (dari 80 tahun) di Queensland bisa dianggap bunuh diri politik.
"Ketakutan terbesar saya sehubungan dengan pemendekan ini adalah bahwa kita akan kehilangan sejarah," ujar Molloy lagi.
Di Melbourne, para developer dan penduduk melangkah dengan pembangunan di sebuah pemakaman yang dekat dengan pusat kota, namun akankah Brisabane membangun pemukiman di atas lahan makam.
Dengan terus berkembangnya kawasan perkotaan, akankah setiap jengkal lahan, bahkan kuburan menjadi pertimbangan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di negara bagian seperti Australia Selatan, ijin pemakaian makam berlaku selama 25-50 tahun.
"DI Queensland, tidak ada pemda maupun operator makam swasta yang memperkenalkan sistem berbasis tahunan tersebut. Kita mengacu bahwa pemakaman adalah untuk selamanya," tuturnya.
Dan di bawah hukum Queensland, 'selamanya' diterjemahkan sebagai 80 tahun.
Dia mengatakan memperkenalkan pembatasan masa (ijin pemakaman) menjadi lebih pendek (dari 80 tahun) di Queensland bisa dianggap bunuh diri politik.
"Ketakutan terbesar saya sehubungan dengan pemendekan ini adalah bahwa kita akan kehilangan sejarah," ujar Molloy lagi.
Mengunjungi makam
Molloy mengatakan operator makam menengarai naiknya kunjungan ke pemakaman-pemakaman tua karena naiknya minat orang untuk mencari tahu mengenai sejarah keluarganya."Karena trend untuk menelusuri silsilah pohon keluarga, para operator melihat naiknya jumlah kunjungan ke makam-makam berusia 70-80 tahun untuk menelusuri kakek-nenek dan buyut mereka," jelasnya.
"Orang-orang memiliki kebutuhan untuk mengunjungi nenek moyang mereka."
Menariknya, di Brisbane, Molloy mengatakan hampir 80 persen populasinya mulai beralih pada kremasi. Tetapi dia melihat hal ini tidak berarti mengurangi pemakaian lahan.
"Di semua pemakaman ini, abu bisa dikebumikan dan kemudian orang membuat nisan bertuliskan nama mereka."
Jika Brisbane akhirnya memutuskan membangun gedung di atas lahan kuburan, hal ini ternyata bukan hal baru lagi.
Sejarah mencatat, salah satu lapangan olahraga yang paling sering dipakai, Stadium Suncorp, dibangun di atas North Brisbane Burial Grounds, yang merupakan salah satu kuburan utama di kota itu sampai dengan tahun 1875.
Awalnya kuburan yang dibangun tahun 1840 ini dinamakan Taman Lang,mengikuti nama pendirinya Pendeta John Dunmore Lang, seorang tokoh terkemuka di awal berdirinya kota Brisbane.
Pada pertengahan tahun 1914, kebanyakan dari kuburan dan nisannya dipindahkan ke Memorial Cemetary di Toowong dan Lutwyche.
Ikuti Kompetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia gratis - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus
;
;











































