Urusan Madu Palsu, Senat Australia Bentuk Komite Penyelidik

Urusan Madu Palsu, Senat Australia Bentuk Komite Penyelidik

- detikNews
Selasa, 20 Mei 2014 14:47 WIB
Jakarta - Pemerintah Australia benar-benar serius melindungi petani di negara itu. Saat ini, suatu Komite Senat sedang menyelidiki permasalahan yang dihadapi kalangan industri madu, di antaranya akibat serbuan produk impor madu palsu.

Kalangan petani madu meminta Senat untuk menangani sejumlah isu dalam industri ini, termasuk membuka akses ke hutan-hutan taman nasional, madu impor palsu dengan harga murah, serta perubahan atas prosedur keamanan lingkungan.

Menurut CEO organisasi industri madu, Trevor Weatherhead, masalah yang sangat mengkhawatirkan pihaknya saat ini adalah membanjirnya produk-produk impor yang dilabeli sebagai madu. Namun setelah dilakukan tes, produk tersebut ternyata bukan madu asli.

"Ada sejumlah produk yang kini beredar di pasaran Australia yang didatangkan dari Turki. Diberi label madu, namun setelah diujicoba tidak lain adalah sirup jagung," kata Weatherhead.

"Kami telah menyampaikan masalah ini ke Komisi Konsumen namun mereka sangat lambat dan kami kecewa karena tidak ada tindakan yang diambil," tambahnya.

"Konsumen dikecoh karena adanya penyalahgunaan label produk, dan juga karena harganya yang sangat murah," kata Weatherhead.

Menurut dia, produk madu palsu tersebut hanya dihargai 1,83 dollar perkg, jauh lebih murah dibandingkan harga normal madu produk Australia seharga rata-rata 4 dollar perkg.

Ikuti Kompetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia gratis - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus

(gah/gah)


Berita Terkait