Kalangan petani madu meminta Senat untuk menangani sejumlah isu dalam industri ini, termasuk membuka akses ke hutan-hutan taman nasional, madu impor palsu dengan harga murah, serta perubahan atas prosedur keamanan lingkungan.
Menurut CEO organisasi industri madu, Trevor Weatherhead, masalah yang sangat mengkhawatirkan pihaknya saat ini adalah membanjirnya produk-produk impor yang dilabeli sebagai madu. Namun setelah dilakukan tes, produk tersebut ternyata bukan madu asli.
"Ada sejumlah produk yang kini beredar di pasaran Australia yang didatangkan dari Turki. Diberi label madu, namun setelah diujicoba tidak lain adalah sirup jagung," kata Weatherhead.
"Konsumen dikecoh karena adanya penyalahgunaan label produk, dan juga karena harganya yang sangat murah," kata Weatherhead.
Menurut dia, produk madu palsu tersebut hanya dihargai 1,83 dollar perkg, jauh lebih murah dibandingkan harga normal madu produk Australia seharga rata-rata 4 dollar perkg.
Ikuti Kompetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia gratis - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus
(gah/gah)











































