Meski belum ada informasi resmi dari Departemen Luar Negeri Australia, namun pihak keluarga menyatakan ada kemungkinan jasad keduanya akan meninggalkan Bali Jumat malam.
Pihak keluarga menunggu kedatangan jasad tersebut untuk selanjutnya diadakan otopsi guna mengetahui secara pasti penyebab kematian mereka.
Sabtu pagi pekan lalu, keduanya jatuh sakit dan dalam tempo beberapa jam meninggal dunia. Kemungkinan keracunan manakan, alergi, dan keracunan obat, semuanya disebut-sebut sebagai faktor penyebab.
Pihak Kepolisian Bali menunda pemulangan jasad kedua turis ini dengan alasan belum adanya kepastian penyebab kematian, apakah terkait kejahatan atau tidak.
(nwk/nwk)











































