Para pasien kanker tersebut dapat mencoba atau meminjam dari koleksi wig yang bermacam-macam. Koleksi wig itu dibeli dengan dana yang dikumpulkan dari ibu-ibu di klub Launceston.
Selain dari turnamen golf dan pertandingan bridge, klub tersebut juga menyelenggarakan Wigs, Digs and Garden Twigs Day, serta Open Garden Day, lengkap dengan makan siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena adanya kebutuhan wig bagi para pasien kanker, Dewan Kanker kemudian membeli sejumlah wig dengan berbagai warna dan model. Perpustakaan wig itu sekarang dibuka di kota Launceston, di gedung Dewan Kanker.
CEO Dewan Kanker Tasmania, Penny Egan, meluncurkan perpustakaan itu pekan ini. Ia mengatakan, wanita pasien kanker dapat meminjam wig untuk waktu tidak terbatas.
Ia mengatakan, bagi banyak wanita, kehilangan rambut selama terapi dapat membuat mereka kehilangan percaya diri dan takut keluar rumah. "Perpustakaan wig akan sangat membantu dan berdampak positif bagi mereka," katanya.
(nwk/nwk)











































