Pihak berwenang Indonesia telah menahan sembilan orang pencari suaka yang berniat berangkat dari perbatasan Marauke-PNG menuju Australia dengan speedboat.
Kepala kantor Imigrasi Merauke Hari Djakosupradjono mengatakan, para pencari suaka itu terdiri dari 7 warga Sudan, seorang warga Chad dan seorang dari Suriah.
Mereka dideteksi masuk Indonesia lewat Jakarta dan terbang ke perbatasan PNG.
Tetapi sewaktu pihak berwenang tiba di hotel tempat mereka menginap, orang-orang itu sudah keluar.
Pada hari Selasa TNI AL menyerahkan orang-orang tersebut setelah melaporkan bahwa 14 lagi hilang.
Jarak melintasi Selat Torres menuju wilayah Australia hanya puluhan kilometer.
(nwk/nwk)











































