Geng Moge Comanchero 'Perang' di Sydney

Geng Moge Comanchero 'Perang' di Sydney

ABC Australia - detikNews
Jumat, 28 Jun 2013 12:06 WIB
Jakarta -

Pertarungan internal berdarah di dalam salah-satu geng moge terbesar Australia kembali merebak, dengan sebuah clubhouse katanya diserbu oleh anggota-anggota gang yang membawa senjata api dan seorang pria dihajar habis-habisan.

Seorang sumber yang berkaitan dengan gang Comanchero mengatakan, bos-bos yang saling bermusuhan sedang bersiap-siap untuk bertarung setelah penyergapan di cabang terbaru mereka pada Rabu malam.

ABC mendapat informasi tentang 90 anggota Comanchero berpakaian hitam-hitam yang menyerbu clubhouse Selatan di Turrella, kawasan selatan Sydney, dengan senjata api dan obor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar 20 anggota yang berkumpul di sana katanya diberitahu bahwa cabang mereka akan ditutup.

Mereka disuruh membelot atau kalau tidak, menyerahkan emblem mereka.

Menurut sumber tadi, beberapa orang dipukuli, termasuk seorang anggota kawakan Comanchero dan seorang pria lagi bernama Ali El Ali, yang pergi ke RS Bankstown dengan patah rahang, hidung dan iga.

Satuan polisi anti gang moge Strike Force Raptor sedang menyelidiki insiden pemukulan El Ali, tapi mengatakan tidak menerima informasi tentang kekerasan di clubhouse Turrella.

Insiden tersebut menyusul ketegangan selama dua bulan di dalam geng, yang dipicu oleh berdirinya cabang Selatan pada bulan April.

Cabang itu didirikan oleh Mohammad "Mick" Hijazi tapi ia kemudian terbang ke Libanon ketika publisitas tentang pembukaan cabang itu menimbulkan ketegangan internal dalam geng.

Kata sumber tadi, Hijazi kini berencana akan kembali ke Sydney untuk mempertahankan wilayahnya.

"Bakal terjadi perang," katanya.

Polisi menduga, gang Comanchero telah terpecah oleh pertarungan kekuasaan, dengan pemimpin Comanchero Mark Buddle berusaha menegaskan otoritasnya sebagai ketua nasional.

November lalu, sepupu Buddle, John Devine, selamat dari percobaan pembunuhan di Sydney tapi menderita beberapa luka tembak yang serius di perutnya.

Dua hari sebelumnya, anggota gang yang masih yunior, Faalau Pisu, ditembak mati dan dua lainnya terluka dalam serangan senjata api di sebuah pesta pernikahan Comanchero di Canley Vale.

Polisi menduga, kedua serangan berkaitan dengan pertarungan kepemimpinan.

Bulan lalu Kepolisian negara bagian New South Wales menyatakan kemenangan atas Comanchero ketika mereka membongkar clubhouse gang tersebut di Milperra dan menahan empat anggota gang, termasuk anggota senior Giacomo "Jack" Dipizio.

(nwk/nwk)


Berita Terkait