Detik.com News
Detik.com
Rabu, 16/04/2014 16:01 WIB

Ini Pernyataan Perdana JIS Soal Kasus Sodomi di Toilet Sekolah

Indah Mutiara Kami - detikNews
Ini Pernyataan Perdana JIS Soal Kasus Sodomi di Toilet Sekolah Steve (kiri) , Tim Carr, Lidya , Megumi
Jakarta - Jakarta International School (JIS) akhirnya memberikan pernyataan terkait peristiwa sodomi yang dilakukan dua karyawan cleaning service terhadap siswa TK. Apa reaksi mereka tentang aksi bejat tersebut?

Kepala Sekolah JIS, Tim Carr, mendatangi kantor Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jaksel, Rabu (16/4/2014). Dia datang bersama wakil Kepala Sekolah Steve dan bagian Human Resource Division Megumi. Kehadiran mereka bertujuan untuk memberi penjelasan kepada Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikbud Lydia Freyani Hawadi terkait peristiwa sodomi.

Usai pertemuan, Tim Carr, menggelar jumpa pers singkat tanpa tanya jawab. Dia mengatakan, keprihatinannya atas insiden yang terjadi di sekolah. Mereka berjanji akan bekerjasama dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini.

"Kami akan terus bekerja sama secara erat dengan Kementerian Pendidikan, pihak kepolisian dan institusi pemerintahan lainnya demi tercapainya jalan keluar yang terbaik. Fokus utama kami selama ini dan ke depannya adalah untuk mengedepankan kesejahteraan siswa dan keluarganya, serta keamanan dan keselamatan dari komunitas sekolah kami," paparnya.

Tak ada komentar lanjutan dari Carr soal masalah tersebut. Mereka juga tak berkenan menjawab pertanyaan yang diajukan para wartawan.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%