detikcom
Rabu, 09/04/2014 17:10 WIB

Wasekjen PDIP: Perolehan Suara 21-24 Persen Suara Realistis

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Hasil sementara quick count sejumlah lembaga survei menempatkan perolehan PDI Perjuangan berkisar 19-20 persen. Bagi PDIP hasil akhir 21-24,5 persen menjadi angka realistis.

"Kami targetkan 27,02 persen dengan memperhitungkan faktor-faktor DPT yang masih bermasalah kira-kira angkanya 6-7 persen sehingga angka 21 -24,5 persen adalah angka yang realistik bagi PDIP," kata Wasekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jaksel, Rabu (9/4/2014).

PDIP menurut Hasto juga tetap memantau quick count. Hasil quick count menurutnya memiliki tingkat akurasi tinggi. "Karena margin error di bawah 1 persen dengan quick count itulah nanti kami akan menentukan langkah-langkah strategis kepartaian di dalam menyiapkan pilpres," sebutnya.

Hasto menambahkan partainya pasti akan membangun koalisi. Yang diinginkan adalah koalisi yang menguatkan program pemerintahanm

"Jangan sampai nanti kami bangun kerjasama dengan parpol lain sama-sama mendapat dukungan rakyat dan kami menang pilpres tapi kemudian yang jadi bagian pemerintahan tiba-tiba menjadi oposisi seperti yang terjadi belum lama ini," papar Hasto.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/trq)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close