Jumat, 04/04/2014 21:05 WIB

Korban Tewas Kecelakaan KA Malabar di Tasikmalaya Bertambah Jadi 4 Orang

Baban Gandapurnama - detikNews
(pasangmata.com)
Jakarta - Korban kecelakaan Kereta Api Malabar jurusan Bandung- Malang di Tasikmalaya, Jawa Barat, terus bertambah. Data dari kepolisian sampai pukul 21.00 WIB, telah ditemukan 4 jasad.

"Korban meninggal dunia 4 orang," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Kamis (4/4/2014).

Martin mengatakan polisi mengirim 2 kompi pasukan untuk melakukan evakuasi. Total pasukan yang diturunkan Polda Jabar berkekuatan 300 personel.

"Polda Jabar mengirim 2 Kompi berkekuatan 300 personel dari Satuan Brimob dan Direktorat Sabhara serta peralatan SAR untuk membantu mencari dan mengevakuasi korban," ucapnya.

KA Malabar jurusan Bandung-Malang anjlok sekitar pukul 18.06 WIB. Penyebab kecelakaan karena tanah longsong yang diguyur hujan.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bbn/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
79%
Kontra
21%