Detik.com News
Detik.com
Senin, 31/03/2014 13:45 WIB

Ini Prediksi CSIS tentang Perolehan Suara Jokowi vs Prabowo

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Ini Prediksi CSIS tentang Perolehan Suara Jokowi vs Prabowo
Jakarta - Capres PDIP Joko Widodo diprediksi akan bertemu lawan tanding yang kuat dari Gerindra yakni Prabowo Subianto. Namun, Jokowi diprediksi tetap akan memenangkan pertarungan.

"Nama Jokowi kami munculkan dalam survei kami. Kami mencoba beberapa skenario Pilpres dengan tetap memasukkan nama Jokowi dalam setiap skenarionya," ujar peneliti CSIS, Philip J Vermonte, di kantor CSIS, Jl Tanah Abang 3, Jakarta Pusat, Senin (31/3/2014).

Dalam paparannya, CSIS memprediksi hasil Pilpres dalam beberapa skenario. Jika dalam Pilpres kelak hanya ada dua kandidat, yakni Jokowi dan Prabowo, maka Jokowi diprediksi akan menang dengan memperoleh 54,3% suara. Sedangkan Prabowo mendapat 28,3%.

Sementara itu, ketika satu nama capres lagi dimasukkan yakni Aburizal Bakrie, hasil perolehan suaranya langsung berubah.

Skenario pertarungan tiga capres yakni Ical, Jokowi dan Prabowo diprediksi akan tetap dimenangkan Jokowi. Capres PDIP itu diprediksi akan mendapat 45,7% suara, Prabowo 23,6% dan Ical 14%.

Namun hasil itu masih bisa berubah tergantung pada cawapres yang akan diusung masing-masing capres. Partai pengusung harus pandai-pandai memilih cawapres yang tepat.

Survei terbaru CSIS bertajuk "Menjelang Pemilu Legislatif 9 April 2014: Pemilih yang Bimbang dan Pertarungan yang Belum Selesai" ini dilakukan di 33 provinsi pada 7 sampai 17 Maret 2014. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden. Margin of error 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(kha/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%