detikcom
Jumat, 14/03/2014 15:43 WIB

MUI Bogor Minta Umat Hapus Video Mesum SS

Gagah Wijoseno - detikNews
Ilustrasi/ Dok Detikcom
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bogor meminta umat Islam yang memegang CD mesum SS agar menghapusnya. Jangan sampai persoalan ini justru memecah belah umat dan menimbulkan keburukan.

"Kita keluarkan fatwa agar yang memiliki video itu menghapusnya," kata Ketua MUI Bogor KH Dr Mukri Aji saat berbincang dengan detikcom, Jumat (14/3/2014).

Video berdurasi 6 menit itu diambil 2012 lalu di sebuah kawasan di Cisarua, Puncak. SS memang merupakan ustaz kondang di kawasan itu. Dia juga memiliki berbagai jabatan baik di MUI, Ketua DKM Baitul Faizin, dan juga Ketua BAZIS. Namun MUI sudah memecatnya dari seluruh jabatan yang dipegang SS.

"Video itu sudah menyebar luas dalam bentuk CD. Ini sudah meresahkan," terang Mukri.

Di dalam video itu ada SS dan dua perempuan R dan T yang merupakan pengajar di PAUD yang dikelola istri sang ustaz. SS begitu video beredar sudah hilang jejaknya.

"Dia sudah tidak ada di rumahnya," tutur Mukri.

Keberadaan SS tak diketahui. MUI yang melakukan pemeriksaan pada video itu juga tak bisa melakukan klarifikasi pada SS. Namun setelah melihat video itu dipastikan pemainnya SS.

"Pihak kepolisian sudah melakukan penanganan. Kita serahkan pada polisi," tutup Mukri.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(gah/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%