detikcom
Minggu, 02/03/2014 13:30 WIB

Apa yang Membedakan Crimea dengan Kota di Negara Ukraina Lainnya?

Rini Friastuti - detikNews
Ukraina - Walaupun kota Crimea berada di wilayah Ukraina, lebih dari separuh warga beretnis Rusia tinggal di sana. Selain mendominasi populasi masyarakat, sebenarnya apa yang membedakan Crimea dengan kota-kota Ukraina lainnya?

Seperti dilansir ABC, Minggu (2/3/2014), semenanjung Crimea merupakan kota yang saat ini dijadikan basis oleh pemerintah Rusia untuk melakukan penyerangan militer kepada Ukraina. Kawasan ini memang dikenal sebagai wilayah yang pro Rusia walaupun berada di wilayah Ukraina baik secara geografis, sejarah dan politiknya.

Semenanjung Crimea menjorok ke Laut Hitam, namun satu jalur di bagian utara terhubung ke daratan. Sementara di wilayah pantai timur, wilayahnya hampir berdekatan dengan negara Rusia.

Dalam sejarahnya, setelah bertahun-tahun mengalami perang saudara, Crimea akhirnya memperoleh kemerdekaanya pada 1917. Namun kemerdekaan tersebut rupanya hanya bertahan satu tahun setelah pada 1918 negara merdeka tersebut dikuasai oleh rezim Bolshevik.

Selama 14 tahun sejak tahun 1921, Crimea berada di bawah kekuasaan Uni Soviet dengan status otonomi. Namun pada 1945 atas campur tangan Nikita Khrushchev, Crimea akhirnya menjadi bagian dari negara Ukraina.

Pada saat Uni Soviet pecah pada 1991, Crimea akhirnya berada di negara Ukraina yang baru merdeka. Walaupun begitu, 60 persen dari 2 juta populasinya merupakan etnis Rusia, sehingga sering terjadi pertikaian antara entis Rusia dan Ukraina asli.

Sehingga pada bulan Mei 1992 majelis konstitusi Simferopol menyepakati Republik Krimea sebagai republik otonom dalam negara Ukraina hingga saat ini.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(rni/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%