detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 14/02/2014 12:39 WIB

Abu Gunung Kelud Bisa Saja Sampai Jakarta

Erna Mardiana - detikNews
Bandung - Dahsyatnya letusan Gunung Kelud di perbatasan Kediri, Malang, dan Blitar membuat dampak yang luar biasa. Abunya menyebar kemana-mana, hingga Kota Bandung. Apakah mungkin abunya sampai Jakarta?

"Ya bisa saja (sampai Jakarta), kalau ke Bandung sekarang sudah sampai. Tergantung angin. Saat ini anginnya ke arah Barat, makanya Bandung kena, kalau anginnya terus berhembus ke Jakarta, bisa saja Jakarta kena. Tapi ya tipis sama kaya Bandung," ujar Pelaksana Tugas Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api PVMBG Gede Suantika saat dihubungi detikcom melalui telepon, Jumat (14/2/2014). Saat ini Gede tengah berada di daerah Gunung Kelud.

Ketinggian letusan Gunung Kelud mencapai 17 kilometer dengan memuntahkan 100 juta hingga 120 juta material vulkanik. "Pasir vulkanik, debu vulkanik. Dengan ketinggian seperti itu, wajar hujan abu ke mana-mana," ujar Gede.

Gede memprediksi hujan abu akan berlangsung hingga dua hari. "Lama-lama intensitasnya akan menurun, paling nanti sekitar kawah saja. Kediri tadi malam hujan pasir, sekarang sudah hujan abu," ungkapnya.

Hingga kini statusnya masih di level 4, yaitu siaga. Karena itu, PVMBG mengimbau warga tak boleh mendekat dalam radius 10 kilometer. "Nanti akan kita evaluasi lagi, kalau sudah aman, radiusnya kita perpendek," terangnya. Namun ia tak bisa memprediksi kapan itu terjadi.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ern/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%