Senin, 03/02/2014 08:11 WIB

Gunung Kelud Diprediksi Meletus, Warga Diminta Tinggalkan Rumah

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Status Gunung Kelud meningkat menjadi waspada. Warga yang tinggal dalam radius 5 Km dari gunung diminta meninggalkan rumahnya.

"Pada hari Minggu tanggal 2 Februari 2014 sekira Pkl 14.30 WIB, diinformasikan kepada warga sekitar Gunung Kelud agar mengosongkan rumahnya dalam radius ± 5 Km, yang dinyatakan status waspada oleh Pusdalops Tagana Kabupaten Kediri yang sudah berkoordinasi dengan Tagana Kabupaten Blitar dan Kediri Kota," kata Kabag Humas Basarnas Moch Hernanto dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (3/2/2014).

Hernanto mengatakan Gunung Kelud diprediksi akan segera meletus dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat yang memiliki kerabat di Gunung Kelud diminta menginformasikan status waspada Gunung Kelud.

"Diprediksi Gunung Kelud akan meletus, menyemburkan lahar panas dalam beberapa hari / waktu ke depan dengan status tersebut diatas, agar diinformasikan kepada warga," ujar Hernanto.

Aktivitas Gunung Kelud akhir-akhir ini mengalami peningkatan. Namun warga sekitar gunung tak mengindahkan peringatan yang telah dikeluarkan.

Warga Dusun Gambar Anyar Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, yang masuk wilayah Blitar itu tetap beraktivitas normal seperti hari biasanya.

"Kami sudah menerima informasi status itu tadi siang dari pengurus RT. Tapi kami yakin Gunung Kelud belum akan meletus mas," Kata Agus, warga setempat saat ditemui, Minggu (2/2/2014).




Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%